oleh

SHS Wafat, KONI Ucapkan Belasungkawa

KETUA Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam atas wafatnya Duta Besar Indonesia untuk Philipina merangkap Kepulauan Marshall dan Republik Palau, DR Drs Sinyo Harry Sarundajang, Sabtu (13/02) dinihari di Siloam Hospital, Semanggi Jakarta.

Mendiang SHS tak hanya berjasa dalam pemerintahan namun juga pada olahraga. Ia diangkat Presiden Joko Widodo menjadi Dubes pada 20 Februari 2018, setahun setelahnya SEA Games 2019 di Filipina digelar. Dengan jasanya yang besar, masyarakat olahraga prestasi berduka, khususnya yang sempat didukung oleh almarhum SHS.

“Turut berduka cita, semoga almarhum Sinyo Harry Sarundajang (SHS) mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Pengasih,” ujar Marciano Norman seperti dirilis gerakita.com.

Sementara itu, KONI Sulut juga merasakan dukacita yang mendalam atas wafatnya SHS. Pasalnya, semasa hidupnya, SHS pernah menjadi Ketua Umum KONI Sulut untuk masa bakti 2007-2011. Pada waktu Sulut berkiprah di PON XVII Kaltim Tahun 2008, SHS merupakan nakoda KONI Sulut dan Ketua Hariannya adalah Jimmy Rimba Rogi.

Ketua Umum KONI Sulut, Olly Dondokambey melalui Ketua Harian, Kolonel Inf Theo Kawatu SIP dan Sekum Tony Kullit menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya SHS. “KONI Sulut menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya Bapak Sinyo Harry Sarundajang,” kata Kawatu melalui Sekum Tony Kullit.

Selain menjabat Ketua Umum KONI, mendiang SHS juga menjadi pemrakarsa bagi terselenggaranya kejuaraan bridge international SHS Cup, yang diikuti sejumlah pemain dari luar negeri. Iven level nasional cabor catur juga pernah terselenggara di Sulut berkat peran SHS. Kemudian cabor Gateball, yang masih relatif baru di Indonesia, pernah mendapatkan support dari SHS semasa almarhum menjabat Gubernur Sulut.

Untuk level Kawanua secara nasional, mendiang SHS juga dikenal sebagai salah satu pimpinan Pengurus Besar (PB) Persatuan Olahraga (POR) Maesa. Sejumlah iven nasional yang melibatkan atlet atlet dari rumpun Kawanua pernah difasilitasi almarhum ketika menjadi Ketua Harian PB POR Maesa. Bahkan, hingga saat ini, almarhum masih tercatat sebagai pembina di PB POR Maesa.(dni)

Komentar