oleh

Ketimpangan Pengeluaran Penduduk di Sulut Berkurang

METRO, Manado- Tingkat ketimpangan pengeluaran per kapita penduduk di Sulawesi Utara (Sulut) cenderung berkurang. Hal ini terlihat dari nilai gini ratio Sulut pada bulan September 2020, yang sebesar 0,368. Angka ini turun sebesar 0,002 poin dibandingkan dengan gini ratio Maret 2020 yang besarnya 0,370.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Norma Regar mengungkapkan bahwa untuk mengukur ketimpangan atau kesenjangan pengeluaran penduduk, BPS menggunakan indikator gini ratio dan persentase pengeluaran penduduk.

“Nilai gini ratio berkisar antara 0 sampai 1. Semakin tinggi nilai gini ratio menunjukkan ketimpangan yang semakin tinggi,” ujar Norma.

Dijelaskannya, berdasarkan daerah tempat tinggal, gini ratio di daerah perkotaan mengalami penurunan sedangkan di daerah perdesaan mengalami kenaikan. Di daerah perkotaan, gini ratio pada September 2020 adalah 0,367 turun 0,004 poin dibanding Maret 2020 yang sebesar 0,371.

“Di daerah perdesaan nilai gini ratio pada September 2020 adalah 0,346, naik 0,002 poin dari Maret 2020 yang sebesar 0,344,” jelas Norma.

Dia juga mengungkapkan bahwa selama periode Maret hingga September 2020, distribusi pengeluaran dari kelompok penduduk 40 persen terbawah menunjukkan peningkatan, yaitu dari 17,62 persen pada Maret 2020 menjadi 19,11 persen pada September 2020.

“Hal ini menempatkan posisi Sulawesi Utara sebagai provinsi dengan tingkat ketimpangan rendah,” kata Norma.(71)

Komentar