oleh

Dinilai Kumabal, Montolalu Minta Sejumlah ASN Dievaluasi

METRO, Ratahan- Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Pepatah ini seperti penting diimplementasikan aparatur sipil negara di Minahasa Tenggara (ASN Mitra), khususnya mereka yang belum tinggal menetap di wilayah kerjanya.

Ungkapan ini sendiri dilontarkan Ketua Komisi II DPRD Mitra, Semuel Montolalu SH. Menurutnya, sejak posko perbatasan tidak lagi diberlakukan, sikap kumabal sejumlah aparatur kembali kambuh yakni memilih tidak lagi tinggal di wilayah kerjanya. “Harusnya ketika memilih Mitra sebagai tempat mengabdi, ASN punya rasa memiliki dan mencintai daerah ini, bukan bersikap tidak disiplin yakni bolak balik keluar masuk Mitra dan memilih tidak menetap di Mitra,” ujar Montolalu.

Menurutnya, keluar masuk Mitra karena tugas atau menjenguk keluarga atau urusan lainnya adalah hal wajar. Akan tetapi memilih tidak tinggal di Mitra, merupakan bentuk indisipliner yang perlu dievaluasi. “Instruksi bupati agar ASN tinggal menetap di Mitra sudah jelas dan itu belum dicabut. Saya minta instansi terkait mengevaluasi ASN yang kumabal. Cintailah tempat kerjamu, itulah pengabdian terhadap kabupaten di mana engkau mengabdi,” tandas Montolalu.

Sementara itu, Sekda Mitra, David Lalandos yang dimintai tanggapannya mengaku akan menindaklanjuti hal tersebut. Dirinya juga membenarkan jika Instruksi Bupati agar ASN tinggal menetap di wilayah kerjanya masih berlaku alias belum dicabut. “Nanti akan dilihat, apakah mereka keluar masuk Mitra karena tugas atau karena alasan lainnya. Yang pasti sampai saat ini, instruksi pak Bupati soal tinggal di Mitra belum dicabut,” tegas Lalandos sembari menambahkan pihaknya akan melakukan sidak terkait hal ini.(ian)

Komentar