oleh

Daring dan Anak Bangsawan Jadi Pilihan KBM di Mitra

Benu ingatkan guru dan orang tua soal prokes
METRO, Ratahan- Pandemi covid19 masih di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) belum mereda. Niat Dinas Pendidikan setempat untuk menjalankan kegiatan belajar mengajar atau KBM dengan metode tatap muka di sekolah pun urung terwujud. Belajar daring alias dalam jaringan serta sistem ‘anak bangsawan’ akhirnya jadi pilihan.

Meski sulit bahkan melelahkan, namun Kepala Dinas Pendidikan Mitra, Drs Ascke Benu menegaskan, sistem Daring dan ‘Anak Bangsawan’ adalah pilihan terbaik yang mesti diambil. “Ini memang sulit, tapi KBM tetap harus jalan, namun tetap ada upaya untuk mencegah penularan covid19,” ujar Benu.

Dikatakan Benu, penggunaan metode anak bangsawan yakni dengan cara perkunjungan guru ke rumah-rumah siswa dua kali dalam sepekan. “Senin guru datang memberikan materi dan mengajar serta memberikan tugas, kemudian tugas yang dikerjakan siswa akan dijemput pada hari jumat,” jelas Benu.

Lanjut Benu mengingatkan soal penerapan protokol kesehatan atau prokes yang menjadi hal wajib dijalankan oleh guru, siswa dan oran tua saat berinteraksi pada KBM. “Prokes harus dijadikan perhatian dan tidak boleh diabaikan. Sebelum melaksanakan tugas, semua guru juga harus memastikan dalam kondisi sehat,” tegas Benu sembari menambahkan, hampir semua guru sudah divaksin, kecuali yang belum direkomendasikan atau tidak lolos pemeriksaan kesehatan untuk divaksin.(46)

Komentar