METRO, Amurang- Rasa kecewa dan sakit hati disampaikan oleh peserta yang lulus dalam seleksi Bintara PTU tahun anggaran 2021 yakni Rafael Malalangi. Dalam postingan tersebut Rafael menuliskan lewat akun media sosial facebook, untuk minta suaka dalam hal keadilan kepada Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Melalui postingan itu, dirinya dan keluarga meminta kepada Presiden dan Kapolri agar dapat memberikan keadilan terkait dengan apa yang ia alami saat ini. Pasalnya, nama dari Rafael Malalangi telah lulus dalam seleksi Bintara 2021, bahkan diperkuat dengan nama tersebut telah keluar dari 22 peserta yang lulus dan disampaikan lewat streaming dari Pusat Jakarta yang disaksikan langsung oleh Masyarakat Desa Pinapalangkow tempat dia berdomisili.
Sayangnya ketika pihak keluarga yang hendak melakukan kegiatan ibadah syukuran, nama dari calon Bintara itu dikabarkan telah lenyap atau sudah tidak masuk dalam daftar yang lulus seleksi Bintara Polri 2021.
Keluarga berharap. Rafael Malalangi yang masuk dan mengikuti seleksi Bintara yang dibuka oleh Kepolisian Republik Indonesia Tahun 2021 dengan latar belakang keluarga kurang mampuh, dapat menerima kembali haknya sebagai anggota Polri yang baru.
Apa yang dialami oleh calon Bintara malang itu mendapat perhatian dari Lagislator DPRD Sulut Sandra Rondonuwu STh, Sh. Srikandi yang getol memperjuangkan nasib rakyat jelatah ini langsung memberikam respon atas aksi yang mencoreng ketidakadilan tersebut. Dirinya menegaskan akang siap memberikan pendampingan hukum untuk membuka takbir yang sesungguhnya.
“Saya telah berkonsultasi dengan keluarga, dan saya nyatakan siap untuk memberikan pendampingan hukum. Hak rakyat harus dilindungi, jangan ada lagi kesenjangan sosial yang merugikan masyarakat kecil. “Tegas Legislator PDIP Dapil Minsel-Mutra itu.(77)






