oleh

Sandra: Ya, Saya Adalah Babu Rakyat

METRO, Manado- Keadilan untuk Rafael Malalangi yang digaungkan warga di jagat medial sosial berbuah manis. Ia akhirnya dinyatakan bisa menempuh pendidikan di bulan Januari 2022, setelah sebelumnya sempat ‘dilengserkan’ dari calon Bintara Polri yang diumumkan 22 Juli lalu.

Tak hanya dukungan dari netizen, sejumlah wakil rakyat juga dibalik perjuangan Rafael. Salah satunya adalah Sandra Rondonuwu. Anggota DPRD Sulut itu lantang menggaungkan keadilan untuk Rafael.

Bahkan, wakil rakyat dari daerah pemilihan Minsel-Mitra itu membawa dan mengantar langsung Rafael dan orangtuanya bertandang ke Mapolda Sulut untuk mempertanyakan dan memperjuangkan nasib Rafael pada Jumat (30/7/2021) lalu.

Sebelumnya, Sandra mengaku, akun media sosialnya di-tag oleh beberapa temannya tentang masalah yang terjadi pada Rafael. Maka ia pun berinisiatif menghubungi keluarga Rafael dan berkomunikasi melalui ponsel dengan ayah dari Rafael, Kenly Malalangi (ayah dari Rafael).

“Dari hasil pembicaraan kami hendak berupaya mencari keadilan bagi Rafael,” ungkap Sandra, Kamis (29/7/2021) malam.

Dan setelah pembicaraan tersebut, politisi PDIP itu mengatakan bahwa ia dalam kapasitas sebagai anggota DPRD Propinsi Sulut Dapil Minsel-Mitra, juga sebagai pribadi telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak baik yang ada di Pusat maupun di lingkup Wilayah Sulut agar masalah ini dapat diselesaikan, sehingga nama baik Rafael dan keluarga bisa dikembalikan dan Rafael mendapatkan hak sebagaimana semestinya. “Mohon doa dan dukungan kita semua untuk Rafael. Tuhan menolong kita,” tutup Wakil rakyat yang fight memperjuangkan aspirasi warga di dapilnya itu.

Usai koordinasi tersebut, Sandra mengantar Rafael ke Mapolda Sulut. Dan hasilnya, Rafael mendapatkan keadilan dan bisa mengikuti pendidikan polisi di awal tahun 2022.

“Dari masalah Rafael ini, ada pelajaran yang bisa diambil. Pertama, jangan gampang berputus asa. Tetap sabar dan selalu andalkan Tuhan. Kedua, perjuangan yang benar akan mendapat dukungan dari banyak orang. Meski kadang orang akan berbuat berdasarkan interest dan motivasinya sendiri, apapun itu kebenaran pasti akan ditempatkan pada posisinya,” ungkap Sandra.

Dan yang ketiga, politisi PDIP itu mengatakan tak perlu peduli dengan orang yang hanya nyinyir, negatif thinking dan selalu merasa terusik dengan orang yang berbuat baik, karena mereka akan selalu ada kapan pun dan di mana pun.

“Secara pribadi saya mengucapkan terima kasih banyak kepada warga net, semua sahabat, kerabat yang tidak henti-hentinya memberikan semangat untuk terus bekerja melayani, karena saya ini sejatinya tidak lebih dari pelayan rakyat. Ya, saya adalah babu rakyat. Justry menjadi pertanyaan kalau saya tidak bekerja, maka saya berdosa pada rakyat yang sudah memilih dan mendukung saya. Masalah atau persoalan kerakyatan adalah tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat. Kalau ada juga yg melakukan hal lain itu urusan mereka, saya tidak melihat sudah atau belum ada yg melakukan karena bekerja bagi rakyat bukan perlombaan, bukan ajang popularitas, bukan ajang untuk cari muka, bukan ajang minta pengakuan tapi ini adalah hak dan tanggung jawab. Jadi maaf kalau saya tidak akan diam. Saya akan terus bergerak bersama rakyat. Hadir bersama rakyat, menangis dan tertawa bersama rakyat. Tuhan Allah, Opo Empung menolong kita selalu. Amin,” tulisnya panjang.(37)

Komentar