METRO, Tondano- Meski di sejumlah daerah lainnya sudah mulai sistem bejalar tatap muka walau terbatas, namun seluruh sekolah di Kabupaten Minahasa belum melakukan hal tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Minahasa Riviva Maringka menjelaskan untuk di Kabupaten Minahasa masih dalam persiapan untuk melakukan belajar sistem tatap muka di Sekolah. Dan jika sudah tuntas persiapannya barulah akan dimulai menggunakan sistem tersebut.
Dirinya pun mengakui jika nantinya dalam sistem belajar itu masih akan dilakukan secara terbatas seperti pada daerah lain. Namun tentunya tergantung dari siswa yang ada di sekolah tersebut.
“Yah kalau jumlah siswanya hanya sedikit sekali, tak perlu ada pembagian waktu belajar karena otomatis semuanya bisa hadir,” kata Maringka yang juga Plt Asisten I Setdakab Minahasa ini.
Dijelaskannya bahwa untuk sistem terbatas dengan membagi kelompok belajar hanya akan berlaku di sekolah yang jumlah siswanya banyak. Sedangkan jika kedepan masih ada siswa yang belum diijinkan orang tua untuk masuk sekolah, menurut Maringka itu tidak masalah. Karena siswa tersebut akan mengikuti sistem belajar secara daring agar bisa mengkuti pelajaran dari rumah.
Memang menurutnya ada kendala terkait jaringan internet jika menggunakan sistem daring, terlebih pada beberapa kecamatan di Minahasa. Seperti di Kecamatan Kombi, Lembean Timur, Kakas, Kakas Barat dan Langowan Selatan.
Namun pihaknya akan berupaya untuk bisa memaksimalkan sistem bejalar daring meski jaringan internet di wilayah siswa itu agak lemah.(38)






