MINIMNYA Kejuaraan Tinju selama hampir dua tahun membuat ajang Piala Walikota Manado, yang dijadwalkan berlangsung mulai Selasa, 14 Desember 2021 banjir peserta.
Hal itu ditandai dengan kehadiran sejumlah petinju yang mendekati 160 orang dari beberapa provinsi termasuk Jawa Barat, Gorontalo dan Maluku Utara. “Sampai siang tadi (kemarin,red) jumlah peserta yang mendaftar mencapai 160 orang. Jumlah tersebut bisa saja bertambah karena proses drawing baru akan dilaksanakan sore,” kata Bonyx Jusack Saweho.
Menurutnya, dari jumlah yang mendaftar untuk utusan Jawa Barat berasal dari Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Kemudian, dari Maluku Utara, ada sekitar lima sasana yang telah mendaftar untuk bertanding. Sementara dari Sulut, hampir seluruh kabupaten kota ikut mengirimkan petinju.
Disebutkan Bonyx, karena pertandingan harus mematuhi protokol kesehatan, pihaknya menghimbau agar para penggemar olahraga tinju benar benar patuh dengan apa yang nantinya diterapkan oleh pihak penyelenggara.
Juga kepada sasana peserta juga diminta Camat Tuminting tersebut untuk mematuhi segala bentuk aturan yang menyangkut protokol kesehatan. Sebab, iven ini merupakan yang pertama secara terbuka di Provinsi Sulut. “Tolong untuk peserta dan penggemar agar mematuhi aturan prokes,” imbuh Bonyx.
Seperti diketahui, kejuaraan tinju Piala Walikota Manado merupakan satu dari lima iven yang digagas oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Manado di penghujung tahun 2021. Kadispora Manado, Tonny Mamahit mengaku iven yang digelar merupakan upaya untuk kembali menggairahkan olahraga di Kota Manado pasca Pandemi Covid-19.(dni)






