GMNI Manado Tolak Kenaikan Harga BBM

Manado20 Dilihat

METRO, Manado- Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melakukan unjuk rasa di Mapolda Sulut, pada Selasa (6/9/2022) kemarin.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulur Kombes Pol Gani Siahaan, didampingi Kasubdit Tipdter Ditreskrimsus Polda Sulut Kompol Irwanto dan pejabat lainnya, langsung menerima kedatangan ratusan Mahasiswa yang berujuk rasa itu.

Ketua GMNI Manado Mikael Tampi mengatakan, ada beberapa poin yang mereka minta kepada Kapolda Sulut.

“Pertama, menolak kenaikan harga BBM. Kedua, tingkat kriminalitas di Sulawesi Utara meningkat, Ketiga, sahkan Ranperda Captikus dan stop kriminalisasi petani Cap Tikus, Keempat, tolak PT TMS di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan hentikan kriminalisasi terhadap masyarakat penolak tambang oleh Kepolisian, Kelima, berantas mafia solar,” jelas Tampi.

Lanjutnya, dengan naiknya kriminalitas di Sulawesi Utara, hampir setiap hari terjadi kasus kriminalitas, mereka meminta Kapolda untuk mengevaluasi kinerja anggota kepolisian di wilayah Sulut dalam menciptakan keamanan

“Kami meminta Kapolda Sulut mengevaluasi kinerja Kapolresta Manado dalam menciptakan keamanan di Kota Manado, jika tidak berhasil kami minta Kapolresta Manado harus dicopot, karena dinilai gagal menciptakan keamanan di Kota Manado,” ujar Ketua GMNI Manado diikuti ratusan Mahasiswa yang tergabung di GMNI Manado saat berada di depan Mapolda Sulut.

Sementara itu, Kombes Pol Gani Siahaan dengan tenang menerima kedatangan ratusan Mahasiswa dan mengatakan, terima kasih atas aspirasi para Mahasiswa yang hadir dan tentunya pihaknya akan menyampaikan poin-poin dan aspirasi yang sudah disampaikan para Mahasiswa kepada atasan.

“Saya sebagai Direktur Kriminal Umum Polda Sulut yang dipercayakan atasan kami untuk menerima kedatangan rekan-rekan Mahasiswa juga merasakan adanya peningkatan kriminal di Manado. Tapi kami tetap terus berusaha semaksimal mungkin untuk menekan dari beberapa kasus baik penikaman, penganiayaan yang menyebabkan orang meninggal, bahkan adanya begal-begal semuanya kita sudah tindaklanjuti dan sudah kita tangkap,” kata mantan Kapolres Bolmong itu.

Lanjutnya, usaha untuk menekan angka kriminal ini bukan hanya sampai disitu. Tentunya Polisi akan tingkatkan patroli siang dan malam hari.

“Tentunya juga kami pihak kepolisan perlu bantuan dari masyarakat untuk sama-sama me jaga keamanan di Sulawesi Utara ini. Selain itu, pastinya kami tetap berusaha menindaklanjuti aspirasi dari rekan-rekan Mahasiswa yang sudah datang di Mapolda Sulut,” kata Kombes Pol Gani.(33)

Komentar