Diduga Selewengkan Dandes, Mantan Kades di Talaud Ditahan Kejaksaan

METRO, Talaud- Seorang mantan kepala desa (Kades) di Talaud ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi. Tersangka berinisial JB (52) ditahan tim Kejaksaan Negeri Talaud pada Rabu (30/11) malam. Ia diduga menyelewengkan dana desa tahun anggaran 2017-2018.

Kasus ini merupakan yang kedua bagi tersangka, setelah sebelumnya tersandung perkara korupsi yang sama. JB melakukan hal yang sama di tahun 2015 dan 2016, dan sudah mendapatkan vonis hakim di tahun 2020.

“Dalam kasus ini, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain, kita lihat saja sambil menunggu proses ini berjalan. Tim penyidik  membutuhkan dukungan masyarakat untuk membantu proses penyidikan,” ujar Rahmad Abdul SH, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud di Beo.

Kasus ini  mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 653.810.363,64 (enam ratus lima puluh tiga juta delapan ratus sepuluh ribu tiga ratus enam puluh tiga koma enam puluh empat rupiah).

JB ditetapkan sebagai tersangka setelah memenuhi dua alat bukti yang cukup. Ia diduga keras melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambahkan oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 64 ayat 1 KUHPidana.(wil)

Komentar