Kinerja APBN Regional Sulut: Pendapatan Rp1,6 Triliun per April 2023

METRO, Manado- Pendapatan yang telah terealisasi adalah senilai Rp 1,6 triliun atau sekitar 31,61 persen dari target yang telah ditetapkan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Sulawesi Utara, Ratih Hapsari Kusumawardani mengatakan, sebagian pendapatan negara di Sulawesi Utara berasal dari penerimaan perpajakan dan pendapatan negara bukan pajak (PNBP).

“Dalam rangka pelaksanaan penyelenggaraan negara, dibutuhkan pendanaan oleh APBN dimana sumber pendapatan terbesarnya adalah dari penerimaan pajak,” ujar Ratih.

Data Kementerian Keuangan mencatat, realisasi penerimaan pajak di Sulawesi Utara sampai dengan akhir April 2023 sebesar Rp 1,17 triliun atau telah terealisasi sebesar 30,62 persen dari target penerimaan tahun 2023.

Penerimaan pajak di Sulawesi Utara pada bulan April 2023 mengalami pertumbuhan sebesar 11,22 persen.

Selain dari penerimaan pajak, salah satu sumber pendapatan APBN adalah dari pendapatan bea dan cukai. Realisasi sampai dengan akhir April 2023, pendapatan dari bea dan cukai telah terealisasi sebesar Rp 22 miliar.

Pendapatan bea cukai berasal dari penerimaan bea keluar sebesar Rp 5,03 miliar, penerimaan cukai Rp 1,91 miliar, dan bea masuk Rp 169 Juta.

Terdapat deviasi sebesar 208 persen yang disebabkan oleh peningkatan penerimaan bea keluar sebesar 270 persen atas pungutan terhadap komoditas CPO dan produk turunannya.

Selain dari perpajakan dan bea cukai, pendapatan APBN lainnya adalah dari PNBP. Capaian PNBP pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) lingkup wilayah Provinsi Sulawesi Utara hingga tanggal 30 April 2023 sangat baik dan hampir memenuhi target triwulan II sebesar Rp 2,46 miliar hingga 90,33 persen.

Hal ini mengindikasikan tingkat kepatuhan satker pengguna BMN yang baik, tingkat utilisasi BMN yang meningkat, dan koordinasi yang baik antara Kanwil DJKN Suluttenggomalut dan KPKNL Manado dengan stakeholders terkait.(71)

Komentar