KORANMETRO.COM- Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) resmi meluncurkan fitur Anti-Spam dan Anti-Scam, berbasis kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI).
Fitur ini dirancang untuk melindungi pengguna dari berbagai ancaman penipuan digital yang terus meningkat.
Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat bekerja secara otomatis dan real-time untuk mendeteksi pengirim pesan atau penelepon mencurigakan, menyaring potensi ancaman, serta memberikan peringatan kepada pelanggan.
Teknologi ini dikembangkan di atas fondasi AIvolusi5G, kombinasi kecanggihan AI dengan jaringan 5G milik Indosat yang responsif, adaptif, dan relevan.
Dengan kemampuan pemrosesan langsung di jaringan (on-network), fitur ini tidak memerlukan perangkat canggih atau koneksi premium, sehingga dapat diakses oleh semua kalangan, di mana pun mereka berada.
President Director and Chief Executive Indosat, mengungkapkan komitmen perusahaan dalam menciptakan ruang digital yang aman dan terpercaya.
“Indosat meyakini bahwa perlindungan digital adalah hak dasar setiap masyarakat Indonesia,” ujar Vikram.
Menurutnya, kolaborasi Indosat dengan Tanla dalam menghadirkan solusi AI powered Anti-Spam dan Anti-Scam menunjukkan bahwa teknologi dapat melindungi kehidupan digital sehari-hari.
“Dibangun di atas Sovereign AI Factory milik Indosat yang didukung GPU NVIDIA Blackwell tercanggih, solusi ini memperkuat kemampuan Indonesia dalam menghadapi spam dan scam secara real-time,” tutur Vikram.
Menurut dia, solusi ini hadir sebagai respons terhadap ancaman yang nyata. Kata Vikram, berdasarkan Asia Scam Report 2024 dari Global Anti-Scam Alliance (GASA), sebanyak 65 persen masyarakat Indonesia menerima upaya penipuan setiap minggunya, mulai dari pesan teks phishing, tawaran kerja palsu, hingga skema penipuan investasi.
“Kondisi ini menunjukkan urgensi atas perlindungan digital yang lebih kuat dan inklusif,” katanya.(nat)






