Rem Motor Kurang Pakem? Jangan Sepelekkan Beda Brake Pad dan Shoe, Ini Tips Aman dari DAW

URUSAN keselamatan di jalan raya, rem adalah benteng pertahanan terakhir pengendara sepeda motor. Namun, seberapa sering kita benar-benar memperhatikan kondisi komponen kecil di balik roda kita?

Seringkali pengendara baru panik saat rem terasa “blong” atau berdecit keras. Padahal, memahami jenis komponen rem—terutama perbedaan antara brake pad (kampas rem cakram) dan brake shoe (kampas rem tromol)—serta memastikan keaslian suku cadangnya adalah kunci utama berkendara aman.

Bacaan Lainnya

PT Daya Adicipta Wisesa (DAW), main dealer sepeda motor Honda di Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara, secara aktif terus mengedukasi konsumen agar lebih melek terhadap perawatan sistem pengereman.

Kenali Brake Pad vs Brake Shoe. Secara fungsi, keduanya sama-sama bertugas menghentikan laju kendaraan. Namun, cara kerja dan lokasinya berbeda.

Brake Pad (Kampas Rem Cakram) digunakan pada sistem rem cakram (umumnya di roda depan). Dirancang khusus dari material tahan panas tinggi akibat gesekan ekstrem, menghasilkan pengereman yang lebih responsif, pakem, dan stabil di kecepatan tinggi.

Brake Shoe (Kampas Rem Tromol) digunakan pada sistem rem tromol (biasanya di roda belakang). Memiliki bentuk melengkung setengah lingkaran yang dirancang untuk bergesekan dari dalam keluar, memberikan daya cengkeram kuat pada mangkok tromol.

Technical Service Dept Head PT DAW, Ridwan Marpela, mengingatkan pentingnya ketelitian konsumen dalam mengenali spesifikasi kendaraan mereka.

“Brake pad dan brake shoe memiliki fungsi yang sama dalam mendukung sistem pengereman, tetapi digunakan pada jenis rem yang berbeda. Karena itu, konsumen perlu memastikan komponen yang digunakan sesuai dengan spesifikasi sepeda motornya. Kami juga mengimbau pengguna Honda untuk memilih suku cadang asli agar kualitas dan kesesuaian komponen tetap terjaga,” ujar Ridwan.

Di pasaran, suku cadang tiruan sering kali mengecoh pembeli karena harga yang jauh lebih murah. Padahal, kampas rem palsu menggunakan material sembarangan yang cepat aus, merusak piringan cakram/tromol, dan yang paling fatal, gagal berfungsi saat darurat.

Untuk menjamin kualitas, PT DAW menyarankan penggunaan Honda Genuine Parts (HGP) yang dirancang presisi sesuai standar pabrikan Honda.

Cara mengeceknya pun kini semakin mudah. Periksa kemasan suku cadang dengan teliti, atau scan QR Code yang tertera pada kemasan menggunakan smartphone anda untuk memastikan keasliannya secara instan.

Jangan tunggu sampai rem berbunyi “ciutan besi beradu” atau tuas rem terasa terlalu dalam ditarik. Segera lakukan pemeriksaan berkala di bengkel resmi AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) terdekat jika jarak pengereman terasa lebih panjang dari biasanya, atau terdengar bunyi berdecit atau bergesek saat rem ditekan, dan ketebalan kampas rem sudah menipis.(ian/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan