KORANMETRO.COM- Tren pembiayaan yang disalurkan perusahaan pembiayaan di Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) tahun ini mengalami peningkatan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah pembiayaan yang disalurkan sepanjang tahun 2025, mencapai Rp10,63 triliun, dari 73 entitas se-Sulutgo.
Asisten Direktur Divisi PEPK dan LMS OJK Sulutgomalut, Rizky Betadi Putra, menjelaskan pembiayaan yang disalurkan secara year on year (yoy) di
Wilayah Sulutgomalut masih tetap tumbuh positif.
“Hingga September 2025 pembiayaan yang disalurkan mengalami peningkatan sebesar 3,42 persen menjadi Rp10,64 triliun,” kata Rizky.
Menurutnya, pembiayaan di Provinsi Sulut menempati lingkup wilayah Sulutgo terbanyak ke-17 secara nasional,dengan total pembiayaan sebesar Rp7.996 triliun. Sedangkan Provinsi Gorontalo diurutan ke-28 sebesar Rp2.641 triliun.
“Paling pertama DKI Jakarta, terus Jawa Barat dan Jawa Timur,” ungkap Rizky.
Dijelaskannya, minat masyarakat terhadap produk pembiayaan terus meningkat karena kemudahan yang diberikan perusahaan pembiayaan, dengan persyaratannya relatif lebih mudah dibanding kredit perbankan.
“Konsumen bisa memperoleh barang dan jasa yang dibutuhkan dalam waktu yang relatif cepat. Selain itu angsuran yang lebih terjangkau dibandingkan PUJK lain,” kata Rizky.(ian)





