KORANMETRO.COM- Pemerintah Kota Manado, meningkatkan pengawasan kesehatan sapi kurban bantuan Presiden.
Pemeriksaan kesehatan untuk sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia dilakukan secara berkala, guna menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Sapi yang dipilih untuk bantuan presiden menjalani sejumlah tahapan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan fisik, dan pemberian vaksinasi serta vitamin.
Kesehatan sapi kurban dipantau secara ketat guna memastikan kelayakan konsumsi daging saat disalurkan kepada masyarakat.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Manado, Joy Nixon Tumbel, mengungkapkan sapi-sapi bantuan kemasyarakatan Presiden harus dipastikan sehat sebelum dikurbankan.
“Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh. Tujuannya memastikan sapi terbebas dari penyakit menular dan layak dikonsumsi,” kata Joy, Sabtu (16/6/2026).
Dijelaskan Joy, terhadap sapi kurban presiden dilakukan pemeriksaan ante mortem meliputi pemeriksaam suhu tubuh, mata dan hidung, pernapasan dan pencernaan, perilaku, serta kulit dan bulu.
“Proses pemeriksaan dilakukan oleh dokter hewan yang punya otoritas untuk menyatakan bahwa sapi layak untuk dipotong,” ucapnya.
Sapi kurban juga diberi vaksin untuk mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang paling sering menyerang ternak sapi.
“Saat ini sementara dilaksanakan vaksinasi PMK secara massal se-Indonesia. Kita juga sudah turun ke beberapa lokasi di Kota Manado ini, terutama di daerah pinggiran kota, banyak sapi-sapi yang belum divaksin,” ujar Joy.(ian)






