KORANMETRO.COM- Dalam rangka Iduladha 1447 Hijriah, Presiden Prabowo memberikan bantuan sapi kurban ke Kabupaten Kepulauan Sitaro dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Presiden Prabowo memberikan 2 ekor sapi untuk Talaud, sedangkan untuk Sitaro 1 ekor sapi.
Sapi-sapi diambil dari peternakan di desa Mapanget, Minahasa Utara, lalu dikirim ke daerah tujuan melalui jalur laut, dari pelabuhan Likupang, pada Senin (25/5/2026) kemarin.
Sebelum dikirim kondisi kesehatan sapi diperiksa oleh petugas Karantina Sulawesi Utara, guna mencegah penularan penyakit menular yang kerap menyerang hewan ternak.
“Pemeriksaan juga bertujuan untuk memastikan proses pengiriman memenuhi standar kesehatan yang ketat, termasuk periksaan laboratorium,” ujar Agus Mugiyanto, Kepala Karantina Sulawesi Utara.
Agus bilang, berdasarkan hasil uji laboratorium seluruh sapi dinyatakan bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK), antraks dan brucellosis.
“Pemeriksaan fisik kembali dilakukan secara langsung sesaat sebelum sapi-sapi tersebut dinaikkan ke atas kapal,” jelasnya.
Selain melakukan pemeriksaan sapi bantuan dari Presiden, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap sapi bantuan dari Gubernur Sulawesi Utara yang akan dikirimkan menuju Siau
Kata Agus, pada periode Iduladha tahun ini, Karantina Sulawesi Utara telah melakukan pemeriksaan terhadap pengiriman kambing sebanyak 6 ekor ke wilayah Kepulauan Sangihe, 29 ekor sapi ke Sitaro, dan pemasukan 16 ekor sapi dari Jailolo ke Bitung
“Seluruh sapi yang dikirim berada dalam kondisi prima. Berdasarkan pemeriksaan akhir, tidak ditemukan adanya gejala atau tanda-tanda penyakit pada hewan-hewan sehingga dipastikan aman untuk dikonsumsi masyarakat sebagai hewan kurban,” katanya.(ian)






