KORANMETRO.COM- Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) V Suluttenggo, Malut, Papua, kembali melaksanakan khitanan massal gratis.
Khitanan Masssal kali ini diinisiasi oleh Pegadaian Area Manado 1 yang meliputi Pegadaian Syariah, Jalan Dr Soetomo, Pinaesaan, Kecamatan Wenang, Manado, pada Sabtu (11/7/2026).
Khitanan massal menjadi program tahunan sebagai bentuk kepedulian sosial PT Pegadaian.
Kegiatan ini melayani 145 anak di Kota Manado, Tomohon dan Bolmong Timur.
Pegadaian menggandeng Synaps klinik resmi di bawah naungan perusahaan. Sebanyak 10 dokter spesialis khitan dari Jakarta, Surabaya, dan Lombok diterjunkan bersama sekitar 25 tenaga medis serta 30 panitia internal.
“Pelayanannya kita bagi dua, separuh pagi dan sisanya siang sehingga tidak ada penumpukan,” ujar Andi Vivin Budi Permana, Deputi Bisnis Pegadaian Area Manado 1.
Budi bilang, anak peserta khitanan massal juga mendapatkan Tabungan Emas Pegadaian.
Ia mengatakan, orang tua bisa konsisten menyisihkan pendapatan untuk menabung emas yang bisa disiapkan untuk biaya pendidikan anak.
“TJSL khitanan masal ini digagas PT Pegadaian dan Divisi Syariah melalui dana kebajikan umat,” katanya.
Pemimpin Pegadaian Kanwil V, Maksum, menjelaskan Pegadaian tidak hanya fokus ke bisnis tapi juga melihat lingkungan sekitar dan membagikan berkah.
Kata Maksum, selain khitanan gratis anak-anak juga mendapatkan fasilitas peralatan sekolah seperti tas, alat tulis dan lain-lain.
“Khitanan merupakan momen penting bagi anak laki-laki Muslim. Khitanan bersama Pegadaian akan jadi kenangan,” jelasnya.
Maskum bilang, silaturahmi orang tua dengan anak-anak bersama Pegadaian tak hanya putus di momen ini.
“Sebagai lembaga keuangan, Pegadaian Syariah punya banyak produk yang bisa jadi solusi keuangan dan investasi,” ungkap Maksum.
Wiwi Daud, warga Lawangirung, Kecamatan Wenang, bersyukur anaknya Rafasya (7) bisa ikut program khitanan gratis.
“Alhamdulillah kegiatan ini sangat membantu. Kalau dilaksanakan mandiri, biayanya lumayan,” kata Wiwi.(ian)





