Waspada Dampak Siklon Tropis Jangmi di Sulut

KORANMETRO.COM- BMKG mendeteksi adanya siklon tropis jangmi di Samudera Pasifik sebelah timur Filipina.

Siklon tropis Jangmi dapat menyebabkan terbentuknya daerah konvergensi dan belokan angin di wilayah Sulawesi Utara yang menjadi menjadi tempat berkumpulnya uap air sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan yang dominan terjadi malam hari.

Bacaan Lainnya

Hal ini mengakibatkan terjadinya peningkatan curah hujan secara signifikan.

Selain siklon jangmi, BMKG juga mendeteksi adanya MJO yang aktif secara spasial, gelombang rossby eguatorial dan gelombang kelvin di wilayah Sulawesi Utara.

Kombinasi dari fenomena tersebut membentuk kondisi atmosfer yang diprediksi akan mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir serta angin kencang di beberapa kabupaten/kota di Sulawesi Utara.

Wilayah terdampak yakni Kota Manado, Bitung, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Bolmong, Bolmong Selatan, Sitaro, Sangihe, dan Talaud.

“Banyak faktor yang menyebabkan cuaca buruk selain MJO, kelvin, dan rosbi, saat ini selain beberapa fenomena aktif ada juga pusat tekanan rendah di pasifik,” ujar Muhammad Candra Buana, Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Kelas II Sulut.

BMKG menghimbau masyarakat, pemerintah di kabupaten/kota dan provinsi, agar dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta berkoordinasi dengan instansi terkait sebagai tindakan antisipasi bencana hidrometeorologi.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan