Warga Pesisir Sulut Diimbau Waspada Dampak Bibit Siklon Tropis 94W

KORANMETRO.COM- BMKG mengingatkan masyarakat di kawasan pesisir dan pelayaran agar mewaspadai dampak bibit siklon tropis 94W.

Bibit Siklon Tropis 94W mulai terbentuk pada 29 Juli 2026 pukul pukul 07.00 WIB di Samudra Pasifik utara Papua.

Bacaan Lainnya

Bibit siklon tropis 94W terbentuk di wilayah monitoring TCWC Jakarta pada 29 Juli 2026 pukul 07.00 WIB. “Saat ini, Bibit Siklon Tropis 94W berada di Laut Philipina utara Papua,” bunyi pernyataan resmi BMKG.

Berdasarkan prediksi BMKG, intensitas sistem dalam 24 jam ke depan diprakirakan masih persisten yang ditandai dengan kecepatan angin maksimum 15 knot atau 28 Km per jam.

Potensi bibit siklon tropis 94W dalam 24 jam ke depan untuk menjadi siklon tropis berada dalam kategori peluang rendah.

Dampak tidak langsung dari bibit siklon tropis 94W terhadap kondisi perairan di wilayah Inonesia dalam 24 jam ke depan hingga 01 Agustus 2026, pukul 07.00 WIB.

Wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak yaitu Kepulauan Sangihe hingga Talaud, Sulawesi Utara; Laut Maluku; Samudra Pasifik Utara Maluku; hingga Papua Barat Daya.

Gelombang laut tinggi berkisar 1.25-2.5 meter di perairan Kepulauan Sangihe hingga Talaud, Laut Maluku, Samudra Pasifik Utara Maluku hingga Papua Barat Daya.

“Di wilayah terdampak diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap angin kencang dan gelombang tinggi,”(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan