KORANMETRO.COM – Akses transportasi masyarakat Desa Kokoleh Satu, Kecamatan Likupang Selatan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), kembali normal setelah Jembatan Perintis Garuda Kamanga selesai diperbaiki melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Minut dan TNI, Rabu (02/09/2026).
Perbaikan dilakukan setelah kondisi jembatan sebelumnya mengalami kerusakan parah dan dinilai berisiko bagi keselamatan masyarakat yang melintas. Penanganan dilakukan melalui koordinasi TNI dengan Pemkab Minut di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung hingga jembatan kembali kokoh dan dapat digunakan.
Jembatan Garuda Kamanga menjadi salah satu akses penting bagi sekitar 150 hingga 200 warga setiap hari. Infrastruktur tersebut tidak hanya menunjang mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian, tetapi juga menjadi jalur anak-anak menuju sekolah serta warga yang beraktivitas di kawasan perkebunan. Setelah diperbaiki, jembatan kini kembali dapat dilalui pejalan kaki maupun kendaraan bermotor dengan kondisi yang lebih aman.
Kondisi jembatan tersebut ditinjau langsung Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus bersama Bupati Minut Joune Ganda dan Ketua DPRD Minut Vonny Adel Rumimpunu. Turut hadir Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ serta Camat Likupang Selatan David Talumantak.
Kembalinya fungsi Jembatan Perintis Garuda Kamanga mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Kokoleh Satu. Hukum Tua Desa Kokoleh Satu, Adner Natan, menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, TNI dan Pemkab Minut yang telah membantu memulihkan akses transportasi warga.
“Kami masyarakat Desa Kokoleh Satu mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden RI, TNI, dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Jembatan yang kemarin sempat rusak parah, sekarang sudah dibangun kembali dan kondisinya sudah bisa dilalui kembali,” ujar Adner.
Dengan kembali berfungsinya jembatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan lancar. Perbaikan Jembatan Garuda Kamanga sekaligus menjadi bentuk kolaborasi pemerintah daerah dan TNI dalam mempercepat penanganan infrastruktur yang berkaitan langsung dengan kebutuhan mobilitas masyarakat.(RAR)






