Pemkab Minut Luncurkan Digikab Powered by Balé, Super-App Layanan Publik Terintegrasi Tanpa APBD

KORANMETRO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung resmi mengembangkan Digikab Powered by Balé, sebuah super-app yang mengintegrasikan berbagai layanan publik dalam satu platform digital. Pengembangan aplikasi tersebut dilakukan melalui skema kemitraan strategis tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sebagai langkah mempercepat transformasi digital pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Peluncuran pengembangan Digikab ditandai melalui rapat koordinasi Kick-Off kerja sama yang melibatkan Pemkab Minahasa Utara bersama Bank BTN, Financial Wealth Indonesia, dan Bayarind. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi fondasi pembangunan ekosistem pemerintahan digital yang terintegrasi, dengan mengedepankan inovasi pelayanan publik serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan digital.

Bacaan Lainnya

Berbeda dengan sistem digital yang selama ini berjalan secara terpisah di berbagai perangkat daerah, Digikab Powered by Balé dirancang sebagai platform terpadu yang menghadirkan beragam layanan dalam satu aplikasi. Masyarakat nantinya dapat menyampaikan pengaduan secara real time, mengakses layanan kedaruratan, memasarkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) maupun hasil pertanian desa melalui marketplace, hingga melakukan transaksi digital yang terhubung langsung dengan sistem pembayaran dan pencatatan pajak daerah.

Integrasi berbagai layanan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan. Selain mempermudah akses layanan bagi masyarakat, sistem yang terkoneksi dengan pencatatan pajak daerah juga menjadi instrumen pendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui mekanisme yang lebih modern, akurat, dan terdokumentasi secara digital.

Salah satu keunggulan utama pengembangan Digikab Powered by Balé adalah penerapan skema kemitraan dengan sektor swasta tanpa membebani APBD. Model kolaborasi ini menunjukkan komitmen Pemkab Minahasa Utara dalam menghadirkan inovasi pelayanan publik melalui sinergi bersama dunia usaha, sehingga transformasi digital dapat diwujudkan secara berkelanjutan tanpa bergantung pada pembiayaan dari anggaran daerah.

Melalui Digikab Powered by Balé, Pemkab Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, tidak hanya menghadirkan sebuah aplikasi layanan publik, tetapi juga membangun fondasi ekosistem pemerintahan digital yang terintegrasi. Platform ini diharapkan mampu mempercepat pelayanan kepada masyarakat, memperluas akses pasar bagi UMKM dan produk unggulan desa, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin cepat, transparan, efisien, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.(RAR)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan