HIM Sulut 2026, Industri Jasa Keuangan Serahkan Simpel Hingga Tabungan Emas ke Pelajar-Mahasiswa

Gubernur Sulut bersama Kepala OJK Sulutgo, menyerahkan inklusi keuangan pelajar, saat perayaan Puncak HIM 2026, di Graha Gubernuran, Kamis (20/8/2026).

KORANMETRO.COM- Industri Jasa Keuangan (IJK) di Sulawesi Utara (Sulut) berkomitmen meningkatkan literasi keuangan sejak usia dini.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui inisiatif memperkuat inklusi keuangan pada segmen siswa pelajar hingga mahasiswa.

Bacaan Lainnya

Pada puncak perayaan Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026, Kamis (20/8/2026), IJK Sulut kembali menyalurkan inklusi keuangan kepada pelajar. IJK yang menyerahkan inklusi keuangan antara lain BRI, BNI, BCA, Mandiri, Bank Sulutgo, BPR Citra Dumoga, dan Pegadaian.

Inklusi keuangan yang diserahkan berupa simpanan pelajar (Simpel), rekening tabungan pelajar, dan tabungan emas.

BRI Region 16 Manado memberikan 24 rekening ke SMA Negeri 7 Manado, SMA Negeri 2 Bitung, SMA Lentera Sangihe, dan SMA 1 Modayag. Sedangkan Bank BNI membuka 100 rekening baru Tabungan Simpel kepada siswa SMA Kristen Eben Haezer.

Bank Sulutgo membuka Tabungan Bohusami Young kepada siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 21 Manado, dan SMA Negeri 1 Manado. Adapun BPR Citra Dumoga membuka rekening Simpel kepada 10 orang siswa SD Negeri 16 Manado.

SMA Katholik Frater Don Bosco Manado menerima 100 Rekening Tabungan Simpel dari Bank Mandiri.

Selain simpanan dan tabungan, inklusi keuangan juga diberikan dalam bentuk investasi emas. Pegadaian Kanwil V memberikan tabungan emas kepada 84 mahasiswa FISIP Unsrat.

Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulut-Gorontalo, Robert Sianipar, mengungkapkan jumlah rekening pelajar pada Juni 2026 mencapai 568.965 rekening; meningkat 10,88 persen atau 55.817 rekening dari posisi Juni 2025.

“Kalau kita lihat dari sisi nominal tabungan pelajar, sudah mencapai 218,08 miliar, ini juga mengalami peningkatan 7,51 persen,” jelas Robert.

Menurutnya, pelajar dan mahasiswa menjadi segmen penting dan potensial untuk mencapai target literasi dan inklusi keuangan nasional.

“Hari Indonesia Menabung, ini merupakan salah satu bentuk kegiatan literasi. Hari Indonesia Menabung merupakan sebuah gerakan untuk menanamkan budaya menabung sejak dini sebagai kebiasaan baik yang akan membentuk karakter bangsa yang kuat.(ian)

Daftar Inklusi Keuangan yang diserahkan IJK pada Puncak HIM Sulut 2026, sebagai berikut:
– Bank BSG: Pembukaan Tabungan Bohusami Young Kepada SRMP 21 Manado, SMA Negeri 1 Manado.
– Pegadaian: Tabungan Emas Rp 13.000.000, kepada 84 peserta Mahasiswa FISIP Unsrat.
– Bank Matuari: Tabungan Simpel ke pelajar SD Tridharma, Rp 300.000.
– BRI: 24 Rekening BRI Junio, Rp 3.600.000, SMA Negeri 7 Manado, SMA Negeri 2 Bitung, SMA Lentera Sangihe, SMA 1 Modayag.
– Bank Mandiri Taspen: Penyerahan Mockup berupa Al Qur’an kepada Man Model 1 Manado.
– ⁠BPR Citra Dumoga: Pembukaan rekening Simpel kepada 10 orang pelajar SD Negeri 16 Manado
– BNI: 100 Rekening Tabungan Simpel, Rp2.500.000, SMA Kristen Eben Haezer
– Bank Banten: 20 Rekening Tabungan Simpel, Rp2.000.000, kepada SMP Kristen Tabitha Manado.
– Bank BCA: Flazz Card BCA kepada 5 orang @250.000, dengan total nonimal Rp1.250.000 kepada SMP Kristen Eben Heazer Manado.
– Bank Mandiri: 100 Rekening Tabungan Simpel, Rp2.500.000, SMA Katholik Frater Don Bosco Manado.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan