oleh

Inilah Kain Bantik

-Manado, Pariwisata-90 views

METRO, Manado- Eksistensi seni budaya suku bantik terus dilanjutkan masyarakat adat suku Bantik. Salah satunya dengan memperkenalkan Kaeng Bantik atau yang disebut Heka.

Heka resmi diperkenalkan saat Festival Seni Budaya Bantik (FSBB) 2018 dan peringatan ke-69 tahun gugurnya pahlawan Nasional Robert yang digelar 5 September (kemarin,red) atas gagasan Michael Kolonio dan kawan-kawan.

Kolonio yang juga ketua panitia FSBB 2018 menjelaskan ada beberapa motif yang digunakan dalam Kaeng Bantik atau Heka ini.

“Motifnya simbol-simbol Bantik seperti HHH yang artinya baku tolong, baku sayang deng baku-baku bae, ada juga kayu bulan yang menjadi pohon khas suku Bantik yang melangbangkan suku Bantik masih kuat dalam mempertahankan budayanya. Ada juga Bada (pedang) yang melambangkan perjuangan suku Bantik,” imbuh Kolonio.

Dia berharap Kaeng Manado ini kedepan dapat diterima dan bisa menjadi ikon dalam kegiatan-kegiatan seni budaya Bantik di masa mendatang.

“Karena kalau bukan kita siapa lagi yang akan perkenalkan kesenian kita,” tandasnya.

 

Penulis : Reymond Fransisko