oleh

Keluarga Korban Pertanyakan Kasus Lakalantas di Polres Tomohon

Kapolres Tomohon AKBP I Ketut Agus Kusmayadi

METRO, Tomohon – Kasus Lakalantas yang menewaskan Gembala GPDI Max Lalenoh (53), warga Kelurahan Pakowa, Lingkungan V, Kecamatan Wanea, Kamis (13/09/2018) lalu, di ruas jalan Manado-Tomohon, dipertanyakan pihak keluarga korban.
Pasalnya hingga saat ini, pengemudi Datsun Go DB 1157 BH lelaki JM alias Johny (52), warga Desa Kasuratan, Jaga I, Kecamatan Remboken, yang diduga sebagai penabrak tidak ditahan oleh Polres Tomohon.
“Tersangka yang menabrak korban, tidak ditahan. Keluarga mengecek ke Polres dan menanyakan kenapa tersangka tidak ditahan, dan dapat jawaban dari pihak Polres bahwa keluarga korban tidak melapor. Keluarga pun ambil langkah melapor. Namun tersangka tidak juga ditahan,” jelas Rull Mantik salah satu Keluarga korban.
Rull juga mengaskan, mereka pihak keluarga benar-benar menyesalkan sikap Polres Tomohon yang melepas tersangka. “Kami tidak tuntut apa-apa. Kami hanya butuh keadilan. Masakan nyawa keluarga kami sudah melayang, tapi tersangkanya dilepas dan tidak ditahan. Bukankah hukum tidak memandang strata,” sesal dia.
Sementara Kapolres Tomohon AKBP I Ketut Agus Kusmayadi, ketika dikonfirmasi membantah hal tersebut. “Kasusnya tidak kami biarkan. Kami tidak bisa menahan seseorang yang belum pasti kalau dia tersangkanya,” tegas Kusmayadi saat konferensi pers, Jumat (28/09/2018) di Mapolres Tomohon.
Dia menuturkan, tidak ada yang melindungi pelaku. Dalam penanganan kasus tersebut, pihaknya sudah mengambil langkah-langkah yang harus dilakukan oleh pihak Kepolisian. “Kami tidak diam saja. Banyak kasus yang kami tangani, namun kami terus berusaha menangani kasus laka lantas tersebut dan kami sudah memberitahukan ke pihak keluarga mengenai kasus tersebut,” ungkap Kapolres.
Dia menambahkan, keluarga korban telah membuat penolakan otopsi, itu artinya kasus dihentikan. Namun pihak Polres terus membantu kekuarga dengan memproses kasus tersebut karena sudah menghilangkan nyawa manusia.

Penulis: Hence Poli

Komentar