oleh

Ada Nama Perangkat Desa Aktif Masuk DCT?

-Nusa Utara-75 views

Ketua KPU Sitaro Stephen Londok SE

 

METRO, Sitaro- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sitaro telah menetapkan Daftat Calon Tetap (DCT) berdasarkan Keputusan KPU Sitaro Nomor 8/Kpts/KPU-SITARO-023.964803/IX/2018 tertanggal 20 September 2018. Meski demikian, diperoleh informasi terkait adanya nama perangkat desa yang ditengarai belum mengundurkan diri atau masih aktif dalam DCT dimaksud.

Padahal dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 jelas mensyaratkan bagi setiap perangkat desa maupun karyawan BUMDes yang masuk pencalonan anggota legislatif 2019 wajib mengundurkan diri, yang dibuktikan dengan tanda terima dari pejabat berwenang atas penyerahan pengajuan pengunduran diri tersebut.
Informasi itu tak ditampik Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sitaro, Marlon Dalentang, S,Sos.

 

“Sebagian besar perangkat desa yang namanya masuk DCT telah mengajukan pengunduran diri. Yang belum ada tiga nama. Satu pengurus MTK dan dua pengurus BUMDes. Memang untuk pengurus BUMDes itu kewenangan kapitalau. Tapi jika yang bersangkutan (pengurus BUMDes) mengajukan pengunduran diri ke kapitalau, akan ada tembusan ke Dinas PMD,” jelas Dalentang.

Ketika dikonfirmasi, Ketua KPU Sitaro Stephen Londok SE membatah informasi tersebut. “Tidak ada. Semua (perangkat desa) telah mengajukan pengunduran diri. Info dari mana? Supaya kita (KPU) akan melakukan pengecekan berkas,” tegas Londok, Rabu (03/10/2018) via telepon siang tadi “Selama ini tidak ada pengaduan atau informasi dari masyarakat soal itu. Tapi nanti kami akan cek lewat pengurus parpol pengusung,” sambungnya.

Terpisah, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sitaro, Fidel Malumbot S,Sos dimintai tanggapannya menjelaskan, pihaknya telah mendapatkan informasi tersebut. Meski begitu, Bawaslu masih menunggu kepastian dari Dinas PMD Sitaro.

 

“Soal perangkat desa. Kami telah menyurat ke Dinas PMD Sitaro. Makanya sedang ditunggu hasilnya. Jika benar demikian, akan kami tindaklanjuti ke KPU,” jelas Malumbot.

 

Penulis: Vian Hermanses

Komentar