oleh

Pria Wasian Tewas Dihadiahi 2 Tikaman

Korban saat di rumah sakit

 

METRO, Airmadidi – Nasib naas dialami lelaki Kiki Lumempouw (34) warga Desa Wasian jaga IX, Kecamatan Dimembe, Minahasa Utara. Lelaki malang ini tewas mengenaskan setelah menerima dua tikaman dari lelaki RT alias Raymond warga Desa Dimembe, Kecamatan Dimembe, Minggu (04/11/2018) dini hari sekitar pukul 03.30 Wita di ruas jalan raya Desa Matungkas, Kecamatan Dimembe.

Sebagaimana informasi yang dirangkum di Polsek Dimembe, menurut saksi Nindito Nay (22) warga Desa Wasian peristiwa itu terjadi saat dirinya dan korban bersama teman sebanyak enam orang dari Desa Kaima Kecamatan Kauditan dalam perjalanan pulang menuju Desa Wasian. Di Kaima korban dan teman-temannya bertemu dengan teman-teman di desa tersebut. Nah, di jalan raya Desa Matungkas, kelompok korban berpapasan dengan lima sepeda motor dari arah berlawanan yang memainkan gas kendarannya. Ketika itu korban dan kelompoknya berhenti menunggu rekan mereka yang masih di belakang.

Saat berhenti itu tiba-tiba para pengendara motor yang berpapasan di jalan turun dan mendekati kelompok korban. Salah satu satu pengendara sepeda motor yang diketahui adalah pelaku Raymond menunjuk anak korban yaitu Reihan Lumempouw sambil melontarkan kata. “Kita marah pa ngana,” tukas pelaku.

Mendengar perkataan pelaku, korban pun mendekatinya sambil berusaha mencari tahu permasalahannya untuk diselesaikan. “Kiapa ngana marah pa dia. Kalo ada masalah selesaikan bae-bae, bukan dengan cara bagini,” tutur korban sambil merangkul pundak pelaku.

Tanpa diduga, tiba-tiba pelaku mendorong tangan korban dan langsung mencabut pisau di pinggangnya. Tak hitung tiga, pelaku langsung menikamkan korban sebanyak dua kali.
Terkena dua tikaman telak, korban langsung roboh. Sementara itu pelaku bersama rekan-rekannya langsung melarikan diri.

Korban kemudian dibawa ke RSUD Maria Walanda Maramis. Namun saat tiba di rumah sakit korban Kiki dinyatakan sudah tak bernyawa.
Informasi yang dirangkum pelaku usai melakukan aksi itu langsung kabur menuju Bolmong. Namun dalam perjalanan di wilayah Minahasa Selatan berhasil dicegat polisi. Pelaku Raymond kemudian dijemput anggota Polsek Dimembe untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolsek Dimembe AKP Fenti J Kawulur melalui Kanit Reskrim Ipda Deky Pandi membenarkan adanya kasus pembunuhan tersebut. “Pelaku sudah diamankan dan dijemput dari Minsel,” tegas Pandi. Lanjutnya kasus ini masih dalam pengembangan polisi.

 

Penulis: Agust Randang

Komentar