oleh

Braakk… Guru Asal Touluaan Meregang Nyawa

Korban Nansi Umar

 

 

METRO, Ratahan – Kecelakaan lalu lintas berujung pada hilangnya nyawa, kembali terjadi di ruas jalan Kabupaten Minahasa Tenggara, tepatnya di depan SDN 3 Liwutung, Desa Towuntu Barat, Kecamatan Pasan. Akibat peristiwa yang terjadi Senin (17/12/2018) ini, Nansi Umar, guru asal Kecamatan Touluaan, meregang nyawa.

Informasi yang dirangkum METRO, sebelum kejadian, korban sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Touluaan, setelah sebelumnya melaksanakan aktifitas di Kantor Kementerian Agama Mitra di Ratahan dengan menumpangi sepeda motor Honda Revo DB 5581 FS yang ditunggangi lelaki Nolfi warga yang sama.

Nah, saat tiba di pertigaan depan SDN 3 Liwutung, Nolfi tak menduga jika kendaraan sejenis DB 5387 JA yang dikendarai Moses akan merubah arah. Braakk… Tabrakan pun tak dapat dihindari. Akibatnya, korban bersama kedua pengendara, terpental dari motor masing-masing dan jatuh membentur aspal.

Naas bagi Nansi. Akibat benturan keras, dirinya langsung tak sadarkan diri, sementara Nolfi dan Moses mengalami luka di beberapa bagian tubuh mereka. Upaya pertolongan dilakukan warga yang melihat kejadian ini, dengan melarikan Nansi ke RSUP Kandou, Manado. Sayangnya, upaya medis yang dilakukan tak mampu menyelamatkan nyawa korban.

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara maupun keterangan beberapa saksi, korban dan pengendara tidak menggunakan helm saat berkendara. Ini jadi pembelajaran. Pengendara dan penumpang kendaraan roda dua wajib gunakan helm sebagai upaya untuk keselamatan berlalu lintas,” tegas Kapolsek Urban Ratahan, Kompol Sami Pandelaki.(ian)

Komentar