oleh

Tolak Penjabat Kumtua, Warga Tountalete Segel Kantor Desa

-Minut & Bitung-38 views

Camat Kema menenangkan aksi warga

 

 

METRO, Airmadidi – Sejumlah warga Desa Tountalete, Kecamatan Kema berunjuk rasa di kantor desa, Selasa (08/01) kemarin sekitar pukul 11.00 wita. Warga menolak terhadap Djumadin Pakaja yang ditunjuk sebagai penjabat hukum tua Desa Tountalete.

Dalam aksinya puluhan warga menyegel kantor desa dan menempelkan karton berisi penolakan terhadap pejabat kumtua dan juga desakan agar sekdes Ningsi Djapara diturunkan.
Masyarakat kecewa karena pemkab tidak berkoordinasi dengan mereka. Apalagi Pakaja menurut mereka bukan warga asli Kecamatan Kema melainkan masyarakat Kecamatan Kauditan. Warga mendesak agar yang menjadi hukumtua di desa tersebut haruslah etnis Minahasa.

Camat Kema Frederik Tulengkey SH bersama aparat Babinsa dari Koramil Kauditan dan Bhabinkamtibmas Polsek Kema yang turun ke lolasi kemudian menenangkan massa agar tak berlaku anarkis.
“Silakan sampaikan aspirasi tapi jangan sampai anarkis. Jangan ada miras supaya semuanya bisa berjalan aman,” imbau Camat.

Tulengkey ketika dikonfirmasi mengaku rencana pelantikan baru diberitahukan tiga hari sebelumnya. Dirinya mengakui kalau Pakaja bukanlah ASN di kantor camat Kema melainkan kantor camat Kauditan.
“Kami sudah usulkan tiga orang dari kecamatan Kema tapi yang diambil malah dari luar kecamatan,” aku Tulengkey.

Diakuinya aspirasi tersebut akan disampaiman kepada Asisten I dan Kadis Sosial dan PMD.
Di bagian lain, Asisten I bidang pemerintahan dan kesra Drs Rivino Dondokambey saat dikonfirmasi mengaku baru mendapat laporan dari camat Kema. “Saya baru dapat laporan dari camat dan baru akan meneruskannya kepada pak Sekda,” ujarnya.

Diketahui Djumadin Pakaja dilantik untuk mengisi kekosongan posisi hukum tua Tountalete sebelumnya Adrianus Poluakan yang berakhir Januari ini.(RAR)

Komentar