oleh

Penyusunan APBDes Lambat, Sejumlah Desa Terancam tak Terima Dandes

-Minsel & Mitra-40 views

Kadis PMD Minsel Henrie Lumapow

METRO, Amurang – Sebagian desa di Kabupaten Minahasa Selatan terancam belum akan menerima dana desa (Dandes). Pasalnya banyak anggaran pendapatan belanja desa (APBDes) yang belum selesai sehingga tak siap dievaluasi.


Padahal tim evaluasi APBDES yang dipimpin Sekretariat Daerah, Dinas PMD, BPKAD, Inpektorat, Bapeda dan Bagian Hukum, telah menjadwalkan evaluasi dimulai pekan ini, tepatnya, Rabu (20/02/2019). Namun sayangnya, lantaran banyak desa yang belum siap, sehingga evaluasi APBDES, baru akan dimulai, Senin 25 hingga 28 Ferbruari 2019 ini.


Sebagaimana informasi yang dihimpun beberapa faktor yang menjadi alasan sejumlah desa siap banyak desa belum paham menyusun APBDES. Selain itu ada desa yang belum selesai melakukan penyusunan rancangan anggaran belanja (RAB) sehingga terkenpdala pembahasan anggaran dengan badan perwakilan desa (BPD).


“Sepertinya ada perbedaan pendapat antara Pemdes dan BPD. Sehingga terjadi perbedaan soal RAB,” ungkap Kadis PMD Minsel Henrie Lumapow. Jumat (22/02/2019).


Kadis berharap, Hukum Tua sebagai penanggung jawab pengelolaan keuangan desa, harus serius dalam penyusunan APBDES. Pasalnya, jika tidak memasukan APBDES, dana desa (Dandes) dan ADD tidak bisa cairkan tepat waktu, sehingga yang dirugikan adalah desa itu sendiri.


“Makannya peran pemerintah desa dan BPD sangatlah vital. Harus ada koordinasi dengan baik untuk kemajuan desa itu sendiri.”pesan Lumapow.
Lanjut Kadis, sanksi bagi desa yang tidak melaksanakan evaluasi APBDES adalah penundaan penyaluran sampai pada sanksi tidak bisa dicairkan APBDES Desa tersebut (MOR)

Komentar