oleh

Ribuan Pemuda GMIM ‘Banjiri’ Tompaso

Pemuda GMIM bersama Gubernur

 

METRO, Tondano – Ribuan Pemuda se Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) kumpul di Tompaso, Jumat (26/04/2019). Kehadiran mereka yang berasal dari berbagai Jemaat di wilayah GMIM guna perayaan Paskah dan Hut ke 93 Pemuda GMIM.
Pada kesempatan itu Ketua Pemuda Sinode GMIM Pnt dr Pricillia Tangel menyatakan belasungkawa atas peristiwa pengeboman Gereja di Srilangka yang menewaskan ratusan orang.
“Kami turut berbelasungkawa atas kejadian dan tragedi yang terjadi kepada saudara-saudara kita di Srilangka,” tukas Tangel.
Sementara Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM Pdt DR Hein Arina MTh dalam khotbanya mengatakan bahwa sejak berdiri tahun 1926, Pemuda GMIM sampai saat ini sangat luar biasa. Dimana Pemuda yang sangat mencintai GMIM sedang dibentuk sehingga kualitas iman sangat baik.
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey pun mengajak kepada lara Pemuda bisa melihat mana sifat yang baik dan buruk untuk dilakukan sebagai umat Kristiani.
Dikatakannya juga Sulut adalah pintu gerbang pasifik dan sudah mulai terbuka. Oleh karena itu perlu dipersiapkan pemuda supaya 5 tahun kedepan dapat mengisi program pemerintah pusat dan provinsi.
“Mari kita satukan tekad untuk melaksanakan trobosan-trobosan baru demi Sulawesi Utara yang semakin hebat,” tukas Dondokambey.
Sedangkan Ketua Panitia Pelaksana Pnt Fenny Roring-Lumanauw mengajak untuk menyadari bahwa pemuda GMIM sebagai Obor Pembangunan adalah masa depan Gereja dan Bangsa. Karena Gereja dan bangsa menaruh harapan besar kepada pemuda GMIM untuk melanjutkan pelayanan dan membangun bangsa.
“Jadilah pemuda yang senantiasa hadir dengan harapan baru dimanapun berada,” pungkasnya.
Selain itu diharapkan menjadi teladan sebagaimana Kristus yang telah bangkit mengalahkan maut dan memberi harapan baru bagi umat manusia.
Pada kesempatan itu juga dideklarasikan komunitas kewirausahaan.(cel)

Komentar