oleh

2 Terduga Teroris Ditangkap di Pelabuhan Bitung

Ilustrasi penangkapan teroris.(ist)

 

 

 

METRO, Manado – Satuan Brimob Polda Sulut yang memback-up Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, mampu menghentikan sepak terjang duo terduga teroris di Pelabuhan Samudera Bitung, Kamis (02/05/2019) lalu.
Dalam penangkapan tersebut, tidak ada kontak senjata atau pun korban tewas. Keduanya diringkus secara cepat dan senyap oleh para petugas profesional.

Kedua terduga tersebut beridentitas lelaki MS, yang berumur 29 tahun dan lelaki RH, yang berusia 37 tahun. Keduanya dipastikan bukan warga Kota Bitung, Sulut pada umumnya.
MS dan RH digulung Densus 88 dan Tim Wanteror Brimob Polda Sulut di kawasan terminal penumpang Pelabuhan Bitung, Kamis subuh, sekitar pukul 05.30 WITA. Keduanya baru saja tiba dengan kapal penumpang dari Papua.

Usai ditangkap, keduanya langsung digiring ke Mako Brimob yang berada di Mapanget. Selanjutnya diterbangkan ke Jakarta untuk pengembangan.
Kapolda Sulut, Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto, melalui Kabid Humas, Kombes Pol Ibrahim Tompo, membenarkan adanya penangkapan terhadap kedua buronan Densus 88 tersebut.
“Benar ada dua orang dan mereka bukan masyarakat Sulut, namun mereka ditangkap saat transit di Pelabuhan Bitung, dari Papua,” ungkap Kabid Humas, Selasa (07/05/2019) kemarin.
Dibeber Kabid, Polda Sulut tetap siaga dan waspada terhadap ancaman-ancaman yang rawan, termasuk terorisme. Pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan Densus 88.
“Personil kita selalu siaga untuk hal-hal yang cukup rawan dan kita tetap memantau perkembangan situasi dan selalu berkoordinasi dengan Densus jika ada potensi yang rawan,” bebernya.
Kata Pamen berpangkat tiga melati ini, kedua terduga teroris tersebut memang sudah menjadi target dari Densus 88.

Dia pun menghimbau agar masyarakat di bumi Nyiur Melambai ini selalu mengawasi lingkungan masing-masing. “Jika ada hal-hal yang mencurigakan, langsung diinfokan ke aparat,” kunci Tompo.(Lan)

Komentar