Fingger Print, Pemkab Minut Hemat Ratusan Juta

Asryadi Lalompoh.

 

 

 

 

METRO, Airmadidi – Sejak diberlakukannya absen pegawai melalui fingger print Januari 2019 hingga saat ini, Pemkab Minahasa Utara bisa menghemat anggaran ratusan juta. Ini akibat potongan tunjangan kinerja daerah (TKD).

“Penerapan absen fingger print, Pemkab Minut hemat ratusan juta rupiah. Januari sampai Juli hemat sekitar Rp 400 juta. Target kami tahun ini bisa menghemat Rp 1,5 miliar. Kalau tidak capai berarti lebih bagus berarti sudah rajin semua,” ungkap Plt Kepala BKPP Minut Styvi Watupongoh melalui Kabid Pembinaan Aparatur, Asriyadi Lalompoh belum lama ini.

Lanjutnya tiap SKPD pasti ada pegawai yang kena potong TKD-nya. Bahkan ada dua pejabat eselon II yang terlambat masuk ikut dipotong TKD-nya.

“Dari evaluasi, tiga bulan pertama diterapkannya fingger print paling banyak pegawai kena potong TKD. Agustus ini hanya beberapa pegawai saja,” ungkap Lalompoh.

Bahkan menurutnya dengan adanya fingger print online ada pegawai yang sudah tahunan tidak jelas sekarangmenjadi jelas.

Lalompoh menjelaskan pegawai yang tak ikut kegiatan kenegaraan akan dipotong TKD 10 persen. Kemudian untuk pejabat eselon yang terjaring sidak dipotong TKD sebesar 5 persen. Sedangkan di luar eselon jika terjaring sidak akan kena potong 3 persen. Bagi yang terlambat masuk hanya dipotong 1 persen. Sementara pegawai yang tak masuk tanpa keterangan dipotong 3 persen.

“Komponen penilaian untuk TKD yaitu disiplin 40 persen dan kinerja 60 persen. Kepala SKPD berhak menilai stafnya,” pungkasnya.(RAR)

 

Bagikan sekarang...

Berita Terbaru