Harun : Jangan Takut Jadi Badan Ad Hoc, Ada Asuransi Kesehatan

BAGI Ke :

METRO, Manado- Perekrutan Panitia Pemungutan Suara (PPS) atau badan Ad Hoc, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Manado belum mencapai angka memuaskan. Pasalnya, dari jumlah yang dibutuhkan sebanyak 522 orang, hingga Senin (24/02/2020) sore belum mencapai setengah dari angka tersebut, yakni 175 orang.

Kepada METRO, Ketua KPU Manado Jusuf Wowor, melalui Ismail Harun, komisioner KPU Divisi Pelmas dan SDM memberikan isyarat bakal melakukan perpanjangan masa perekrutan.

“Sesuai regulasi, jika nanti perekrutan PPS tidak mencapai jumlah yang dibutuhkan, maka kami (KPU, red) akan melakukan perpanjangan selama 3 hari,” ujarnya.

Baca Juga :  Daftar Sekarang!, KPU Masih Perlu 212 Orang Calon PPS

Jangka waktu 3 hari tersebut dimulai sejak Selasa-Kamis (25-27/02/2020), hari ini.

“Kalau nanti dengan ketambahan hari tidak juga mencapai target jumlah pendaftar, maka kami akan bekerjasama dengan lembaga pendidikan dan lembaga profesi terkait bantuan pemilu,” tuturnya.

Info yang dirangkum METRO, jumlah 522 orang itu didapat dari total keseluruhan PPS yang dicari KPU Manado, jumlah itu terbagi dari 6 orang PPS dari 87 kelurahan yang ada di 11 kecamatan di Kota Manado.

Baca Juga :  KPU Manado Kembalikan Dokumen Kambey-Kirojan

Meski nantinya yang akan bekerja hanya 3 PPS saja ditiap kelurahan, namun KPU menargetkan 6 orang dari masing-masing kelurahan, karena tiga sisanya sebagai cadangan.

Sementara isu yang berkembang, sedikitnya peminat daftar sebagai PPS disebabkan karena ketakutan akan kejadian sewaktu Pilpres dan Pilcaleg tahun lalu, dikarenakan banyaknya orang-orang yang meninggal akibat kelelahan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Harun menegaskan masalah tersebut sudah dipikirkan pada Pilgub dan Pilwako Manado kali ini.

“Masalah lalu sudah menjadi pelajaran bagi kami, maka dari itu kami sudah menganggarkan asuransi bagi masing-masing badan ad hoc yang bekerja di KPU, kami sudah melakukan rakor dengan dinas kesehatan, jika disetujui apakah nanti akan sebulan sekali atau setiap tahapan kami akan melakukan pengecekan kesehatan,” katanya.

Baca Juga :  55 PPK Dilantik, Ketua KPU : Bekerjalah Sesuai Aturan

“Asuransi diberikan selama tahapan, Jadi kemungkinan badan ad hoc akan mendapat asuransi sampai bulan November,” lanjutnya.

Harun berharap dengan adanya jaminan asuransi kesehatan bagi badan ad hoc bisa meningkatkan gairah dan kepercayaan masyarakat untuk kembali memiliki minat yang tinggi untuk ikut berpartisipasi sebagai penyelenggara.(76)