oleh

Sopir Hingga Pedagang, 13 Ribu Pekerja di Manado Dilindungi BPJAMSOSTEK

banner 1050236

METRO, Manado- Wali Kota Manado, Vicky Lumentut bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Manado, Hendrayanto menandatangani kerjasama guna memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi 13.000 pekerja segmen bukan penerima upah (BPU), di Four Points Hotel, Jumat (25/9).

Penandatanganan ini disaksikan langsung Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Agus Susanto dan Anggota Dewan Pengawas BPJAMSOSTEK Rekson Silaban.

“Jadi ada 13 ribu pekerja dari berbagai latar belakang, mulai dari petani, sopir, pedagang pasar dan lainnya yang dilindungi,” ujar Wali Kota, saat ditemui awak media.

Di tengah pandemi covid-19, menurut Lumentut pemerintah kota tetap berkomitmen melindungi warga yang terdampak dalam kehidupan ekonomi. “Kami masih akan terus berusaha menjangkau lebih luas lagi, karena memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan berarti para pekerja terlindungi dari berbagai resiko pekerjaan,” ungkapnya.

Dijelaskan Lumentut, dana yang digunakan dalam program ini berasal dari APBD, dan diserahkan kepada Dinas Tenaga Kerja Kota Manado. “Perlindungan terhadap para pekerja akan terus diperluas. Kami akan menganggarkannya dalam APBD,” katanya.

Agus Susanto mengapresiasi Pemerintah Kota Manado, atas inisiasi yang sangat mulia untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja bukan penerima upah (BPU) di Manado. Dengan kerjasama ini, para pekerja akan memperoleh jaminan atas kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

“Apresiasi setinggi-tingginya bagi Wali Kota Manado. Di tengah situasi yang serba sulit, tetapi perlindungan terhadap para pekerja di daerah ini tetap diutamakan,” kata Agus.

Ia menambahkan, jika pekerja mengalami kecelakaan, seluruh biaya perawatan akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan. Selama masa perawatan, upah pekerja akan diberikan dalam bentuk santunan upah. Jika mengalami cacat, akan diberikan santunan tunai, jika meninggal diberikan santunan kematian.

“Jaminan ini juga mencakup beasiswa bagi anak hingga jenjang perguruan tinggi,” tandas Agus.(71)