oleh

Siswa SD Kecamatan Dimembe Ukir Prestasi di Lomba Anak Indonesia Bercerita

banner 1050236

Foto bersama Pjs Bupati Minut dengan pemenang Lomba Anak Indonesia Bercerita.

 

 

METRO, Airmadidi  – Tiga siswa sekolah dasar di Kecamatan Dimembe mengukir prestasi dalam lomba anak Indonesia Bercerita dalam rangka memperingati HUT RI tahun 2020 yang digagas Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta United Nations Development Program (UNDP) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.

Kecamatan Dimembe mewakili Minahasa Utara dalam Lomba Anak Indonesia Bercerita yang diikuti SD/MI di enam kecamatan se-Indonesia. Peserta berjumlah tujuh siswa yang berasal dari empat sekolah yakni SDN Tatelu, SDN Wasian, SD GMIM Tatelu dan SD Inpres Klabat. Juara 1 diraih Tabitha Makadada siswi SD GMIM Tatelu, juara 2 Emely Mamuaya dari SDN Wasian dan juara 3 yaitu Fadlan Rabani dari SDN Tatelu.

Hadiah kepada para juara diserahkan langsung oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Minut Clay June Dondokambey SSTP MAP didampingi ketua Tim Penggerak PKK Minut Silvya Tambelu ST, Jumat (16/10/2020).  Masing masing juara mendapat penghargaan, sertifikat , piala serta hadiah berupa satu unit handphone bagi juara 1,  satu unit sepeda untuk juara 2 dan  satu unit televisi untuk juara 3.

Pjs Bupati memberi selamat pada para siswa yang meraih juara dan memotivasi bagi yang belum juara.

”Dampak paling besar pada pandemi Covid-19 salah satunya adalah pendidikan.  Walaupun demikian di tengah pandemi tapi anak-anak kita bisa menunjukan totalitas mereka dalam dunia pendidikan dan bisa berinovasi. Ini sebuah pencapaian luar biasa. Atas nama pemerintah saya menyampaikan penghargaan bagi anak anak ini. Mudah mudahan ini bukan yang pertama dan terakhir saya harap lomba atau kegiatan serupa bisa kembali dilaksanakan walaupun hanya lewat daring,” tutur Pjs Bupati.

Lanjut Dondokambey bagaimana  memberdayakan anak-anak siswa yang harus hidup dalam tatanan hidup baru. Dalam perubahan zaman persiapan mental bagi anak didik wajib  orangtua dan guru lakukan.

“Jangan berhenti belajar dan wajib rajin membaca karena ilmu pengetahuan tidak akan pernah di curi orang, jadilah teladan dan teruslah berinovasi dan berprestasi. Anak-anak ini adalah generasi penerus kita-kita ini dimana dunia ini dititipkan,” ungkap Dondokambey. 

Sementara itu menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Minut Theodora Luntungan, lomba anak Indonesia bercerita ini pendaftarannya dibuka sejak 17 hingga 28 Agustus 2020 dan pengumupulan hasil secara daring 14 hingga 18 September 2020.

“Lomba anak indonesia bercerita ini juga sekaligus memupuk semangat solidaritas anak anak terhadap lingkungan dan alam sekitar, menumbuh kembangkan minat anak dalam membaca, juga mengali perspektif anak terhadap lingkungan khusus Pertambangan Emas Skala Kecil (PESK).  Pemenang lomba akan menjadi duta lingkungan dalam menyampaikan cerita bahaya mercury kepada masyarakat sekitaranya,” jelas Kadis.

Ikut hadir dalam kegiatan tersebut Kadis Pendidikan Minut Olvie Kalengkongan SPd MPd sebagai panitia kegiatan lomba anak Indonesia bercerita, Kadis Kominfo Minut Theodore Lumingkewas MAP, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Minut Frederik Tulengkey, Focal Point Global Opportunities For Long Trem Development Integrated Sound Management of Mercury in Indonesia (GOLD ISMIA) Kabupaten Minahasa Utara Nancie P. Suprijadi, SKM, Field fasilitator GOLD ISMIA, Minut, Anggit, Camat Dimembe Ansye Dengah SSos dan Hukum Tua Tatelu John Lausan.(RAR)

 

Komentar