oleh

Soal Siltap, Pemkab Minut Jangan PHP kepada Masyarakat

banner 1050236

William S Luntungan.

 

 

METRO, Airmadidi – Adanya informasi bahkan janji kepada para perangkat desa (Prades) bahwa penghasilan tetap (Siltap) mereka yang belum terbayar di akhir 2020 akan dibayar pada awal 2021 mengundang kritikan dari Aktivis Minut William Simon Luntungan.

“APBD 2021 sudah diketuk pada  30 November 2020 lalu, tidak menata soal pembayaran utang Siltap ke perangkat desa. Kemudian tidak mungkin pergeseran dilakukan bulan Februari,” tukas Luntungan, Selasa (22/12/2020).

Lanjutnya dana 3 bulan Siltap Prades itu sekitar Rp 13 miliar, mau geser anggaran dari mana? Bahkan biasanya APBD itu baru jalan sekitar April, kecuali gaji PNS yang bersumber dari DAU.

“Jangan PHP (Pemberi Harapan Palsu) kepada perangkat desa, kelurahan dan masyarakat. Masa nda tertata di APBD 2021 kong mo bayar Februari. Anggaran dari mana?  Kalau memang nda ada jangan bilang ada. Jangan menebar janji palsu pa perangkat Desa/Kelurahan dan masyarakat,” sembur Luntungan.

Dirinya berharap masalah keuangan Pemkab Minut di akhir tahun ini jangan sampai terulang lagi sehingga tidak mengorbankan masyarakat.(RAR)

Komentar