oleh

Aneh, Warga Berani Bakar Kantor Lurah

Kerap jadi lokasi esek-esek dan mabuk-mabukan

METRO, Bitung- Kebakaran terjadi di Kantor Lurah Paceda, Kecamatan Madidir. Menariknya, peristiwa itu bukan bersifat bencana seperti yang lazim terjadi. Kebakaran itu mencuat karena ulah manusia alias sengaja dibakar.

Informasi dirangkum menyebutkan, insiden ini terjadi Senin (25/01) kemarin sekitar pukul 05.00 WITA. Pelaku pembakaran adalah warga yang tinggal di dekat Kantor Lurah tersebut. Mirisnya, pelaku dimaksud ternyata seorang remaja 17 tahun berinisial YS alias Yus.

Beruntung saja peristiwa itu tak menyebabkan munculnya korban jiwa. Yang terbakar hanya sejumlah barang yang berada di ruang staf kantor tersebut. Hal itu sesuai penuturan Lurah Paceda Harold Barauntu.

“Yang terbakar hanya beberapa barang. Ada satu buah komputer, dua buah printer, satu kipas angin, dispenser, galon, serta kursi dan meja. Ada juga beberapa arsip kantor dan buku-buku register,” ungkapnya.

Harold kaget dengan kejadian itu. Yang bersangkutan tak habis pikir ada warganya yang nekat berlaku demikian.

“Waktu dapat laporan belum tahu penyebabnya apa. Tapi setelah tahu ada yang membakar saya sangat kaget. Makanya sesudah kejadian saya langsung melapor ke polisi,” katanya.
Harold sendiri menampik jika insiden itu punya motif tertentu yang berhubungan dengan kinerja pemerintah. Ia tidak setuju ada yang menganggap kebakaran itu sengaja dilakukan untuk menghilangkan dokumen penting di kantornya.

“Tidak ada yang seperti itu. Lagipula pelakunya bukan staf atau pegawai di kantor. Ini murni karena alasan lain,” tukasnya.

Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Frelly Sumampow membenarkan perihal kejadian itu. Ia mengakui bahwa pihaknya menerima laporan dari pemerintah setempat.

“Tak lama setelah itu pelaku sudah ketahuan dan langsung ditangkap. Sampai sekarang masih diperiksa secara intensif oleh penyidik,” ujarnya.

Frelly kemudian mengungkap motif YS membakar kantor lurah tersebut.
Yang bersangkutan kata dia, nekat melakukan itu karena kesal pernah ditangkap petugas keamanan. Dia dan beberapa temannya ditangkap karena kedapatan berpesta miras di kantor tersebut.

“Alasannya karena dia pernah ditangkap di kantor itu oleh petugas Bhabinkamtibmas. Pelaku ditangkap karena menjadikan kantor lurah sebagai tempat nongkrong sambil mengonsumsi miras dan berbuat mesum. Katanya dia dan teman-temannya sering nongkrong di situ saat malam hingga subuh,” beber Frelly.

YS sendiri menyatakan hal yang sama saat diwawancarai. Dia mengakui soal penangkapan dirinya di Kantor Lurah Paceda. “Ditangkap tanggal 7 Januari lalu,” ucapnya.

YS lalu menceritakan bagaimana dia melakukan pembakaran. Dia masuk lewat pintu belakang seperti yang sering dilakukan saat hendak nongkrong di tempat itu. Dan begitu berada di dalam, dia langsung melancarkan aksinya.”Yang saya bakar taplak meja. Saya pakai korek api dan langsung pergi begitu sudah menyala. Saya pulang ke rumah saya yang tidak jauh dari kantor lurah,” bebernya dengan mimik serius.

YS sendiri mengaku menyesal dengan perbuatan itu. Akan tetapi, dia wajib mempertanggungjawabkan hal tersebut di depan hukum. Yang bersangkutan kini terancam pidana penjara di atas lima tahun sesuai ketentuan Pasal 187 KUHP.(69)

Komentar