oleh

Bitung Terima 2.700 Dosis Vaksin Covid-19

Vaksinasi dilaksanakan 1 Februari

METRO, Bitung- Sebanyak 2.700 vaksin Covid-19 tiba di Bitung. Vaksin Sinovac tersebut dikirim oleh Kementerian Kesehatan melalui Pemprov Sulut.
Pengiriman vaksin dimaksud berlangsung Selasa (26/01) kemarin. Pengiriman dikawal ketat oleh aparat keamanan.

Jeanestte Watuna selaku Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Bitung membenarkan hal itu. Ia menyebut vaksin dimaksud untuk sementara disimpan di gudang farmasi.
“Di bawa ke gudang penyimpanan obat di kompleks RSUD Bitung,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Vaksin tersebut dijamin dalam keadaan steril dan aman. Proses penyimpanan yang menggunakan sistem cold chain (rantai dingin,red) jadi alasannya. Jeanestte menyebut hal itu sesuai prosedur yang berlaku.

Lebih lanjut, Jeanestte membeber waktu pelaksanaan vaksinasi. Bitung kata dia, memperoleh jadwal pada 1 Februari pekan depan. Vaksinasi akan dilakukan bersamaan di seluruh Puskesmas yang ada.

“Untuk mekanisme pelaksanaan tetap seperti yang sudah disimulasikan. Ada empat meja yang kita siapkan di lokasi untuk melayani penerima vaksin. Dan untuk tahap ini vaksin baru diberikan satu dosis per orang,” tuturnya seraya memastikan tenaga kesehatan jadi prioritas pemberian vaksin.

Sementara itu, ajakan untuk mendukung program vaksinasi pemerintah disampaikan praktisi kesehatan Sunny Rumawung. Ia meminta elemen masyarakat tidak perlu ragu dengan program itu.

“Vaksinasi dilakukan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19. Dan vaksin yang dipilih untuk disuntikan sudah melalui tahapan uji secara klinis. Jadi tidak perlu mendengarkan atau dibuat bingung dengan kabar-kabar yang beredar di luar. Vaksin yang dipakai pasti aman dan halal,” paparnya.

Sunny menyebut kunci memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ada di semua pihak. Masyarakat tidak boleh hanya membiarkan pemerintah bekerja sendirian tanpa didukung. Karena itu, masyarakat harus proaktif mengambil peran dalam menyukseskan program dimaksud.

“Perannya simple, cukup jalankan terus protokol kesehatan sedisiplin mungkin. Yang divaksin pertama kan tenaga kesehatan. Jadi masyarakat sambil menunggu giliran tetap jalankan protokol itu,” tandasnya.(69)

Komentar