oleh

Jajaran Pemkab Minut Seperti ‘Anak Ayam Hilang Induk’

Situasi perkantoran Pemkab Minut.

 

 

METRO, Airmadidi – Usai pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada Desember 2020 lalu dan menjelang pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih, jajaran Pemerintahan Kabupaten Minahasa Utara bagaikan anak ayam kehilangan induk. 

Pribahasa ini layak untuk kondisi Pemkab Minahasa Utara saat ini. Pasalnya baik bupati Vonnie A Panambunan maupun Wakil Bupati Ir Joppi Lengkong tak lagi hadir di Pemkab Minut memimpin perangkat daerah di masa transisi ini. Padahal kondisi saat ini dimana Kabupaten Minahasa Utara yang juga pandemi Covid-19 sangat membutuhkan kehadiran pimpinan mereka.

Dalam situasi transisi ini bahkan mulai nampak kelompok-kelompok pejabat dan pegawai saling sikut dan sibuk cari jabatan pada pimpinan baru nanti. Apalagi belakangan ini beredar informasi adanya kabinet bayangan dari pemimpin baru Minut. Uniknya justru beberapa pejabat justru seperti tak ambil pusing dengan kondisi SKPD-nya.

“Kita nda mangkage jabatan. So dari dulu kita bagini, syukur dipercayakan pimpinan. Jalani saja tugas dan tanggungjawab torang sebagai PNS.  Kalo soal jabatan mengalir saja,” ujar seorang pejabat yang enggan namanya dikorankan bersama beberapa rekannya sesama pejabat.

Sementara itu Aktivis Minut William S Luntungan mengungkapkan masa transisi seperti ini harusnya pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat tetap jalan. “Makanya bupati dan wakil bupati harusnya tetap bersama jajaran Pemkab. Apalagi saat ini pandemi Covid-19 membutuhkan perhatian dan penanganan serius,” tukas Luntungan.(RAR)  

 

Komentar