oleh

1.140 Nakes Kotamobagu Telah Divaksin

METRO, Kotamobagu- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu terus memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kotamobagu untuk tenaga kesehatan (Nakes). Kini, pemberian vaksin bagi Nakes Kotamobagu sudah masuk tahap dua.

DIketahui, jumlah sasaran vaksinasi terdata dalam PCare sebanyak 1.511 orang. Sementara yang datang ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) sebanyak 1481 orang.

Untuk jumlah yang sudah dilakukan penyuntikan vaksin sebanyak 1.140 orang dan yang dilakukan penundaan 165 orang. Sedangkan sebanyak 176 orang, tidak layak menerima vaksinasi. “Nakes yang tidak layak menerima, dikarenakan sedang hamil atau menyusui. Ada juga yang memiliki penyakit autoimun dan jantung,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kotamobagu, dr Tanty Korompot.

Ia menambahkan, penyuntikan vaksinasi bagi tenaga kesehatan di Kotamobagu masih berlangsung. “Penyuntikan tahap dua ini masih terus berjalan. Tentunya sampai dengan hari ini masih berjalan aman dan tanpa kendala,” katanya.

Disisi lain, Dia kembali mengingatkan kepada Nakes untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, meskipun telah mendapatkan Vaksin pertama dan kedua. Dia menjelaskan, vaksin Sinovac yang telah diberikan atau disuntikan kepada seseorang memang dapat melindungi dari penularan virus corona. Tapi, hal tersebut tidak sepenuhnya berlaku. Sehingga pencegahan dengan tetap menjalankan Prokes wajib dilaksanakan. “Yang sudah divaksin sangat kecil akan terpapar lagi dengan Covid-19. Kecuali virus itu berubah bentuk tidak lagi seperti model pertama saat divaksin. Karena vaksin Covid-19 berisi virus Covid-19 yang dilemahkan untuk membentuk antibodi dalam tubuh,” jelas dr Tanty.

Menurutnya, sekalipun akan kembali terpapar dengan virus covid-19 varian baru, seseorang yang telah divaksin covid-19 tidak akan mengalami sakit yang parah. “Sama seperti orang yang sudah pernah positif. Kemungkinan dia bisa terpapar lagi dengan virus covid-19 jika virus itu berubah bentuk tidak seperti virus covid-19 yang menyerang awal. Pun kemungkinan kecil jika ada virus covid varian baru yang menyerang. Kalaupun terpapar dengan virus covid varian baru, itu orang yang sudah pernah divaksin tidak akan sakit parah,” tandasnya.(62)

Komentar