oleh

UMKM di Sulut Jadi Penyedia Kebutuhan Hotel

METRO, Manado- Kementerian Perdagangan (Kemendag) melakukan kerja sama dengan grup perhotelan Accor PT AAPC Indonesia, PT Bank Negara Indonesia, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut), untuk mendorong pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sulut.

Dalam kerja sama ini, UMKM akan menjadi penyedia kebutuhan hotel. Selain itu, sebagai dukungan dalam mempromosikan produk UMKM, hotel secara periodik menyediakan ruang pamer di area yang strategis.

“Kegiatan ini menunjukkan, Kemendag bersinergi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam memberikan keberpihakan kepada UMKM. Hal ini karena UMKM merupakan landasan dari perekonomian Indonesia dan sebagai penggerak sektor perdagangan,” ujar Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dalam kunjungan kerjanya ke Manado, pekan lalu.

Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Ida Rustini mengungkapkan bahwa kegiatan ini untuk mendorong peningkatan konsumsi penggunaan produk dalam negeri, khususnya produk-produk yang dihasilkan UMKM.

“Kemendag akan membentuk tim untuk mengevaluasi pelaksanaan perjanjian kerja sama setiap empat bulan sekali,” ujar Ida.

Berdasarkan pelaksanaan enam kerja sama yang dilakukan sebelumnya, kata Ida nilai kontrak hotel dengan UMKM mencapai Rp 492,803 juta per bulan dengan jumlah seluruh kontrak selama satu tahun mencapai Rp 5,9 miliar. Sementara penyaluran kredit BNI kepada UMKM senilai Rp 3,37 Miliar.

“Hal ini merupakan langkah nyata dalam upaya memberikan kepastian untuk memproduksi dan memasarkan produk UMKM secara berkelanjutan. Diharapkan kebutuhan hotel atas produk UMKM ke depan dapat terus ditingkatkan,” tukasnya.(71)

Komentar