oleh

BP2MI Manado-Disnakertrans Bitung Jajaki Kerjasama Strategis Peningkatan Perlindungan PMI

METRO, Manado- Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Manado menjajaki peluang kerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Bitung, dalam upaya peningkatan kualitas dan kuantitas penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI).

Kepala UPT BP3MI Manado, Hendra Makalalag mengungkapkan bahwa pihaknya berencana untuk menjadikan Bitung sebagai benchmark dalam hal penempatan dan perlindungan PMI pelaut.

“Rata-rata PMI pelaut yang kami tempatkan, banyak yang berasal dari Kota Bitung,” ujar Hendra, di Kantor Disnakertrans Bitung, Jumat (5/3).

Selain itu, menurut Hendra Kota Bitung juga memiliki Politeknik Kelautan dan Perikanan yang banyak mencetak lulusan-lulusan terbaik. “Dan dapat ditempatkan pada jabatan-jabatan pelaut di yang ada di luar negeri,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kadisnakertrans Bitung, Weenas Luntungan mengatakan bahwa seluruh jajaran Disnakertrans Bitung siap mendukung program UPT BP2MI Manado untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penempatan dan perlindungan PMI.

“Rencana ini sangat sesuai dengan kriteria daerah dan sangat menjanjikan bagi peningkatan sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi daerah kami,” ungkap Luntungan.

Disnakertrans Bitung, kata Luntungan juga akan menggandeng UPT BP2MI Manado untuk menyampaikan rencana program strategis ini secara langsung kepada Walikota Bitung

“Ini kami lakukan agar program benchmarking penempatan dan perlindungan pelaut dari kota Bitung bisa mendapatkan dukungan dari pemerintah kota,” katanya.

“Kami juga berharap kesiapan walikota untuk program ini dapat dituangkan dalam bentuk MoU dengan BP2MI serta didukung oleh UPT BP2MI Manado dalam fasilitasi penyiapan calon pekerja migran Indonesia,” imbuh Luntungan.(71)

Komentar