Strategi PLN Suluttenggo Pastikan Keandalan Listrik Saat Pemilu

Ekonomi21 views

METRO, Manado- PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (UID Suluttenggo) berkomitmen mengamankan sistem kelistrikan menjelang perhelatan pemilihan umum atau Pemilu 2024.

Penetapan masa siaga Pemilu mulai 11 hingga 17 Februari 2024 menjadi upaya serius PLN dalam menjamin ketersediaan listrik yang andal sebagai sarana penting pendukung suksesnya pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia ini.

PLN UID Suluttenggo membentuk 50 posko siaga Pemilu dan mengerahkan 2.192 personil, dengan 38 personil berkeahlian khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

PLN UID Suluttenggo memproyeksikan sistem kelistrikan dalam kondisi aman pada hari H Pemilu tanggal 14 Februari 2024 dengan asessment asset distribusi, kesiapan material distribusi utama, material cadang dan kesiapan peralatan untuk penanggulangan kondisi gangguan.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Ari Dartomo, mengungkapkan beberapa strategi penting dalam komitmen menjaga kelistrikan untuk mendukung perhelatan akbar dalam memilih pemimpin di Indonesia ini dapat berjalan dengan baik, yakni memperkuat defence scheme sistem isolated (anti blackout) pembangkit untuk keandalan frekuensi sistem dan prioritas penyulang yang men-suplai lokasi-lokasi strategis pelaksanaan pemilu.

“Siaga penuh petugas pada posko di tingkat UID Suluttenggo, UP2D Suluttenggo, UP3 hingga ULP dengan dukungan petugas dispatcher operasi distribusi, petugas PDKB dan Petugas Pelayanan Teknik memegang peranan penting,” ucapnya.

Tidak sampai di situ, koordinasi cepat dengan KPU, Bawaslu dan PPK tiap kabupaten/kota sebagai langkah preventif dan identifikasi cepat berbagai potensi gangguan untuk pengamanan pasokan listrik pemilu di lokasi tersebar.

PLN bersinergi dengan KPU juga akan siap siaga kondisi tanggap darurat terhadap potensi cuaca buruk, banjir, kebakaran dan ancaman lain terhadap keselamatan ketenagalistrikan.

“Kami juga menjaga ketahanan Stok BBM pembangkit isolated hingga di daerah kepulauan dan percepatan perbaikan gangguan mesin pembangkit sebagai upaya strategis mencegah gangguan yang tidak diinginkan,” lanjut Dartomo.

Yang terakhir, Ari Dartomo menyampaikan perlu juga dilakukan opname konsisten kesiapan instalasi, backup genset dan kondisi penyulang kelistrikan hingga prakiraan cuaca dan kondisi cuaca eksisting di lokasi-lokasi KPUD kota/kabupaten dan Provinsi selama masa siaga pemilu.

“Kami telah menetapkan strategi-strategi ini dengan persiapan dan analisa yang matang untuk memastikan agar potensi risiko gangguan saat pemilu berlangsung dapat diminimalisir,” tutup Dartomo.

Kesiapan dan kesigapan PLN dalam menghadapi pesta demokrasi, dengan berkomitmen untuk menyukseskan serta menjaga keandalan pasokan listrik menjelang Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024, dengan seluruh peralatan dan personil yang telah disiapkan diharapkan dapat mengantisipasi terjadinya gangguan listrik yang tidak diinginkan.

Untuk itu, demi respon perbaikan dan identifikasi potensi gangguan yang cepat, pelanggan dapat menyampaikan pengaduan dengan Aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh secara gratis dari Play Store san App Store.(71)

Komentar