1.093 Jukir Hingga Kader PKK Manado Didaftarkan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Wali Kota Manado (kanan) menyerahkan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan Tim Penggerak PKK, Selasa (14/7/2026).

KORANMETRO.COM- Juru Parkir (Jukir) Dinas Perhubungan Kota Manado dan Tim Penggerak PKK Kota Manado resmi didaftarkan dalam program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan .

Total yang dilindungi sebanyak 1.093 tenaga kerja, yang terdiri atas 63 juru parkir dan 1.030 kader PKK Kota Manado.

Bacaan Lainnya

Penyerahan kartu kepesertaan dilakukan bersamaan dengan acara puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Manado yang ke-403, yang dilaksanakan di Kawasan Wisata Malalayang Beach Walk (MBW), pada Selasa (16/7/2026) malam.

Wali Kota Manado, Andrei Angouw, didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado, Juwenly Jona Librata Soselisa, menyerahkan secara simbolis kartu peserta kepada para penerima manfaat.

“Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, para pekerja dapat bekerja dengan lebih tenang karena terlindungi dari risiko kecelakaan kerja maupun risiko meninggal dunia yang dapat berdampak pada kondisi ekonomi keluarga,” ujar Juwenly.

Ia mengatakan, momentum HUT Manado yang ke-403 menjadi pengingat bahwa pembangunan kota tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah hadir memberikan rasa aman bagi para pekerjanya.

“Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Manado yang terus memperluas cakupan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, mulai dari pelaku UMKM, pedagang pasar, juru parkir hingga kader PKK,” kata Juwenly.

Selain menyerahkan kartu peserta, Manfaat jaminan kematian (JKM) kepada ahli waris dari Almarhum Fahri Tane, tenaga kerja sektor UMKM dan Pedagang Pasar Binaan Kota Manado.

Wali Kota, Andrei Angouw, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Manado, juga menyerahkan secara simbolis manfaat jaminan kematian (JKM) kepada ahli waris dari Almarhum Fahri Tane, tenaga kerja sektor UMKM dan Pedagang Pasar Binaan Kota Manado.

Santunan JKM diterima secara langsung oleh ahli waris peserta yaitu, Nurhayati Tanner.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan