Pemprov Sulut Gencarkan Pangan Murah Hingga Kepulauan Antisipasi Dampak El Nino

KORANMETRO.COM- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) terus menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah kabupaten-kota.

GPM menjadi upaya antisipasi pemerintah daerah terhadap dampak El Nino kemarau yang sementara melanda seluruh wilayah Indonesia termasuk Sulut.

Bacaan Lainnya

Sepanjang tahun ini, Pemprov Sulut melalui Dinas Pangan telah melaksanakan GPM di 478 lokasi.

“478 kali melaksanakan gerakan pangan murah. Itu semua ditujukan untuk bagaimana supaya masyarakat itu tidak terpengaruh dengan kondisi El Nino yang terjadi pada saat ini,” ujar Sekretaris Provinsi Sulut, Tahlis Galang, saat ditemui di GPM Lapangan Tikala Manado, pekan lalu.

Kata Tahlis, Pemprov juga melaksanakan gerakan pangan murah di wilayah kepulauan Sulut, sekaligus memberikan bantuan pangan secara cuma-cuma.

“Pak Gubernur langsung yang pimpin tim. Kita melaksanakan gerakan pangan, juga sekaligus memberikan bantuan pangan ke daerah kepulauan,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pemerintah daerah memberi atensi untuk komoditi cabai rawit, karena harganya yang masih di atas Rp100 ribu per kilogram.

Guna menekan harga cabai, Pemprov bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah, mendatangkan cabai murah dari luar Sulut, untuk kemudian dipasok ke pasar-pasar.

“Khusus cabai kita sementara mensiasati. Kita akan menjadwalkan kembali untuk kegiatan pasar murah. Karena memang masyarakat Sulawesi Utara kan pemakan cabai,” ujar Tahlis.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan