Puncak Musim Hujan Sulut Desember-Januari, Waspada Banjir dan Longsor Mengintai

Ilustrasi hujan lebat. Foto: gemini.

KORANMETRO.COM- Sulawesi Utara (Sulut) mulai memasuki penghujan. BMKG memprediksi musim hujan mulai terjadi pada dasarian pertama dan kedua bulan November 2026.

Wilayah Bolaang Mongondow, Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Kota Manado, Tomohon, Bitung, dan Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, akan lebih dulu mengalami musim hujan.

Bacaan Lainnya

“Di dasarian kedua, wilayah Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow, dan Bolaang Mongondow Timur. Kemudian berlanjut ke wilayah-wilayah lainnya,” kata Aris Yunatas, Kepala Stasiun Klimatologi Sulawesi Utara, beberapa waktu lalu.

BMKG memprediksi puncak penghujan Sulawesi Utara, pada bulan Desember 2026 hingga Januari 2027.

Wilayah Bolaang Mongondow Selatan dan Kepulauan Sitaro, akan lebih dahulu mengalami puncak penghujan di Desember 2026, diikuti wilayah-wilayah lain pada Januari 2027.

“Januari ini yang paling besar. Hampir semua wilayah Sulut terkecuali ada 4 daerah yang puncaknya di bulan Mei; itu di Bolaang Mongondow Timur, Minahasa Tenggara, Kota Bitung dan Minahasa Utara,” ungkapnya.

Aris mengingatkan agar pemerintah dan masyarakat mewaspadai dampak bencana hidrometeorologi basah selama musim hujan.

“Dampak musim hujan perlu kita antisipasi terkait bencana hidrometeorologi basah. Ada potensi banjir, banjir bandang, dan longsor. Tentu juga ada potensi gagal panen kalau memang hujannya cukup berlebihan,” ungkap Aris.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan