KORANMETRO.COM- Personel Ditpolairud Polda Sulawesi Utara, menemukan seorang nelayan asal Bitung, bernama Michael Pangilawan (14), dalam keadaan terombang-ambing di perairan laut Bitung, pada Rabu (25/2/2026).
Michael sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya selama lebih dari 24 jam.
Kejadian bermula ketika Michael berangkat melaut seorang diri pada Selasa malam (24/2/2026) sekitar pukul 22.00 Wita untuk memancing cumi-cumi. Ia menggunakan perahu jenis pakura berwarna biru muda di sekitar perairan Pulau Dua, Bitung.
Kekhawatiran keluarga memuncak setelah Michael sempat menghubungi istrinya, JEA Mangoda, melalui pesan WhatsApp pada Selasa malam. Michael mengabarkan bahwa mesin perahunya mengalami kerusakan teknis dan ia sedang berupaya mendayung perahu secara manual agar bisa kembali ke daratan.
Namun, hingga Rabu siang, Michael tak kunjung pulang. Keluarga sempat melakukan pencarian mandiri sejak dini hari hingga tengah hari, namun tidak membuahkan hasil meski nomor ponsel korban saat itu masih dalam keadaan aktif.
Merasa cemas, istri korban akhirnya mendatangi Mako Ditpolairud Polda Sulut untuk meminta bantuan. Menerima laporan tersebut, tim SAR dari Ditpolairud Polda Sulut langsung mengerahkan Kapal Polisi (KP) Klabat XV-3002 untuk melakukan penyisiran.
Upaya pencarian membuahkan hasil saat petugas menemukan Michael di atas KM Dalma 01 di perairan Selat Lembeh, di belakang Pulau Dua.
Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, menyatakan rasa syukur korban bisa ditemukan dalam kondisi selamat.
”Michael Pangilawan yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan dan diserahkan kembali kepada istrinya di dermaga perikanan Kota Bitung dalam keadaan aman,” ujar Yudha.(tbn)






