Harga Cabai, Bawang, Beras Mahal, Sulut Inflasi 2,12 Persen di Bulan Juni 2026

Ilustrasi-- Beras salah satu komoditas yang dominan mendorong inflasi pada bulan Oktober 2025.

KORANMETRO.COM- Kenaikan harga sejumlah bahan pokok pada bulan Juni 2026, memicu inflasi di Sulawesi Utara (Sulut) sebesar 2,12 persen.

“Kalau kita ikuti series-nya, pada bulan lalu inflasi bulanan -0,61 persen, sekarang menjadi 2,12 persen, artinya terjadi peningkatan yang lebih tinggi ya dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Watekhi, Rabu (01/6/2026) siang.

Bacaan Lainnya

Data BPS mencatat, komoditas dominan yang mendorong inflasi yakni cabai rawit, beras, bawang merah, angkutan udara, dan bensin.

Sementara yang menahan inflasi pada bulan Juni antara lain daging ayam ras, telur ayam ras, tomat, cumi-cumi, dan ikan mujair.

“Tiga komoditas utama yang mengalami kenaikan harga cukup tinggi sepanjang Juni 2026 yakni cabai rawit, bawang merah, dan beras,” jelas Watekhi.

Dijelaskannya, terkait kenaikan harga cabai rawit pada bulan Juni 2026, dipicu pasokan yang terbatas dari daerah sentra produksi seperti Gorontalo, karena kegagalan panen akibat banjir dan berkurangnya hasil panen.

“Terkait dengan kenaikan harga bawang merah disebabkan terbatasnya stok dan berkurangnya distribusi dari daerah pemasok, seperti dari daerah Bima dan Sulawesi Selatan. Namun, masih ada kembali pasokan dari beberapa daerah,” jelas Watekhi.

Harga beras beberapa kali mengalami kenaikan di bulan Juni. Hal ini disebabkan terbatasnya pasokan akibat daerah sentra produksi yang belum memasuki masa panen.

“Terjadinya penurunan harga daging ayam ras, komoditas daging ayam ras pada bulan Juni mengalami penurunan harga seiring dengan meningkatnya pasokan dari distributor dan supplier,” kata Watekhi.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan