KORANMETRO.COM- Aliansi organisasi buruh yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI), menggelar aksi demo di Kantor Dewan Propinsi (Deprov) Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (10/9/2026).
Ratusan buruh bergerak dari titik kumpul Taman Makam Pahlawan, Kairagi, pukul 13.00 Wita, menuju Kantor Deprov Sulut.
Di kantor dewan, buruh ditemui Anggota Komisi III DPRD Sulut, H Amir Liputo, SH; Anggota Komisi I, Nick Lomban, dan Royke Anter.
Penyampaian aspirasi dilakukan secara tertib. Para buruh mendesak pengesahan Undang-undang Perlindungan Ketenagakerjaan.
“Merekomendasikan dan mendorong pimpinan DPR RI agar mengakomodir secara penuh draft usulan dari KBPBI di dalam RUU tentang Perlindungan Ketenagakerjaan,” ujar Koordinator Aksi, Tommy Sampelan.
Massa membawa misi utama mendesak pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan demi mewujudkan kerja dan hidup layak bagi pekerja beserta keluarganya.
Tuntutan yang disampaikan massa antara lain mendesak DPRD Sulut segera menerbitkan rekomendasi atas tuntutan RUU Ketenagakerjaan, menolak segala bentuk pemberangusan serikat pekerja, penghapusan outsourcing, dan penghentian PHK sepihak & diskriminatif.
Aksi ini melibatkan gabungan dari 9 federasi dan serikat pekerja di Sulawesi Utara, di antaranya KSPSI, KASBI, KSBSI, FSP NIBA, PPMI, hingga FSP IMPPI.(ian)






