KORANMETRO.COM- Empat orang remaja asal Kota Tomohon Sulawesi Utara (Sulut) terseret ombak di Pantai Tuturuga, Kabupaten Minahasa. Dua diantaranya tewas, sedangkan 1 orang masih hilang.
Musibah ini terjadi pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 17.30 Wita, saat keempat remaja Kenzy, Candra, Grazelli, dan Miki, mandi di bibir pantai.
Saat asyik berenang, ombak besar tiba-tiba datang. Kuatnya arus ombak membuat para remaja ini tak berdaya sehingga terseret ke perairan dalam.
Warga di sekitar lokasi kejadian yang melihat peristiwa ini langsung berupaya menolong para korban.
Tiga korban berhasil diselamatkan warga setempat dan dievakuasi ke RS Tondano.
Dua korban dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban masih dalam perawatan.
“Korban Candra dan Grazelli sudah ditemukan, namun setelah dievakuasi ke rumah sakit dan meninggal,” ujar Humas Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng.
Satu korban lainnya, Kenzie Lengkong (17), hingga saat ini masih dalam pencarian.
Kepala Basarnas Sulut George Mercy Randang, mengungkapkan Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Manado memberangkatkan Tim Rescue menuju lokasi untuk melaksanakan tindak awal Operasi SAR.
“Dalam pencarian tersebut, Tim SAR dibantu BPBD Minahasa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat nelayan setempat, dengan mengerahkan perahu karet, peralatan selam, water rescue, Aqua Eye, drone thermal, serta peralatan pendukung lainnya,” ujar Randang.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban hilang.(ian)
Data korban terseret ombak Pantai Tuturuga:
1. Kenzy Lengkong (Laki-laki) , 17 tahun, Asal : Kelurahan Pinaras Tomohon Selatan.
2. Candra Pitoy (Laki-laki) ,17 tahun, asal kelurahan Walian Tomohon Selatan.
3. Grazelli Kindangen (Perempuan) 18 tahun, asal Kelurahan Pinaras Tomohon Selatan.
4. Miki Somba (Perempuan) 16 thn, asal Kelurahan Pinaras Tomohon Selatan.





